warna warni kehidupan

hidup itu indah adanya
Subscribe

Menghitung Economic Fishing Time (Contoh Kasus)

December 01, 2010 By: andry Category: serba serbi pemboran

Saat dilaksanakan operasional pemboran, bukan suatu hal yang mustahil bila kita mengalami rangkaian terjepit di dalam lubang. Apabila hal tersebut terjadi, berkaitan dengan biaya yang sangat besar, permasalahan tersebut harus segera diselesaikan. Dan apabila usaha untuk membebaskan jepitan tidak berhasil, bisa dilakukan pemutusan rangkaian dengan back off ataupun cara yang lain.
Setelah memutuskan rangkaian, biasanya akan dilakukan fishing job atau kegiatan memancing rangkaian yang tertinggal dalam lubang.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, karena kaitan biaya yang besar, harus ada parameter yang menjadi acuan untuk melakukan fishing job atau tidak, atau berapa lama fishing job masih diijinkan sebelum diputuskan untuk tinggalkan sumur atau dilakukan side track.

Sebagai salah satu parameter yang sering digunakan adalah metode perhitungan Economic Fishing Time, dengan persamaan sebagai berikut :

Cost of Side Track terdiri dari :
1. Nilai/ harga peralatan (fish) yang tertinggal di lubang
2. Biaya Back Off
3. Biaya cement plug
4. Gyro
5. Biaya Rig dan pendukung lainnya (lumpur + MLU + DD tool + services lainnya) untuk melaksanakan side track sampai pada kedalaman terakhir saat rangkaian terjepit

Daily Cost While Drilling , adalah Biaya harian Rig dan pendukung lainnya (lumpur + MLU + DD tool + services lainnya).

Probability of Success, bernilai relatif, tergantung tingkat kesulitan fshing job tesebut.
Semakin besar peluang untuk berhasil, economic fishing time nya akan bertambah besar.

Contoh perhitungan EFT ini saya ambil dari kejadian yang pernah kami alami saat operasional sumur Tanjung-XXX.
Saat drilling sampai kedalaman 1086 m, sumur tiba tiba loss total sehingga saat akan dilakukan cabut rangkaian untuk menyelamatkan LWD + MEW + MM (ketiga alat harganya mencapai US$ 2.3 juta lho), ternyata rangkaian terjepit di kedalaman pahat 1057 m.
Setelah usaha membebaskan jepitan dengan cara Work On pipe tidak berhasil, akhirnya diputuskan untuk back off rangkaian, yang tertinggal di dalam lubang akan dipancing kembali.

Dengan kejadian ini, kita bisa menggunakan perhitungan di atas untuk menentukan waktu maksimal yang diijinkan untuk melakukan fishing job sembelum diputuskan untuk meninggalkan sumur atau melakukan side track.

Dari perhitungan tersebut dapat dilihat parameter penentu yang sangat mempengaruhi :
1. Semakin mahal harga fish yang tertinggal, semakin lama kita diijinkan untuk mengupayakan untuk fishing.
2. Sukses rasio yang semakin besar, semakin lama juga kita diijinkan untuk fishing.
Dalam kasus di atas, karena peralatan yang akan dipancing merupakan peralatan yang sensitif (elektronik) dan ada 3 stabillizer pada peralatan tersebut sehingga akan membuat usaha fishing job semakin sulit, jadi dengan pertimbagan tersebut dipilih sukses ratio 25%.

Apabila economic fishing time sudah tercapai tetapi fshing job belum selesai, bisa diputuskan untuk lakukan side track atau mungkin tinggalkan sumur.

Demikian sedikit kilasan perihal Economic Fishing Time, semoga bermanfaat.

1 Comments to “Menghitung Economic Fishing Time (Contoh Kasus)”


  1. Menarik kalau membahas kasus stuck. Walaupun ketika di lapangan bloody mud engineer yang selalu jadi sasaran tembak biasanya keluar keringat dingin. Karena salah salah bisa di run off.

    Salam kenal.

    1


Leave a Reply