warna warni kehidupan

hidup itu indah adanya
Subscribe

Archive for the ‘my journey’

Surat untuk kekasihku (the 9th Wedding Anniversary)

December 02, 2015 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Jakarta, 02 Desember 2015

Dear Cintaku SHENNY ROMBE….

Tak habis habisnya syukur, hormat dan puji-pujian kita panjatkan ke hadirat Tuhan Allah karena berkat dan karunia-NYA yang tidak berkesudahan dan anugerah-Nya yang selalu baru setiap hari.

Hari ini hari yang spesial yang diberikan Tuhan, di mana kita memiliki kesempatan melalui 9 tahun kebersamaan kita dalam kehidupan rumah tangga yang begitu luar biasa.

9th anniversary1

Terimakasih karena engkau senantiasa telah memberikan warna-warni keindahan dalam hidupku, telah berusaha memahami semua kondisi yang ada bukan hanya di saat yang mudah, namun disaat yang berat sekalipun buat kita.
Di saat aku lelah dan lemah engkau senantiasa menguatkan dan mendukungku. Canda dan tawamu selalu mampu membuat hatiku berbunga-bunga dan semakin jatuh cinta padamu setiap hari 

Engkau adalah matahariku..

Engkau adalah bidadariku..

Engkau adalah pemilik hatiku..

Hadirmu menyempurnakanku..

foto1

foto2

Terimakasih untuk semua yang telah engkau berikan untukku, Sayangku…

JANJI-ku, selama nafasku masih berhembus maka selama itu aku akan tetap mencintai-mu dan mengasihi-mu.
Aku tidak mungkin menjanjikan kesempurnaan untukmu, tapi dalam ketidaksempurnaan ini aku kan selalu berusaha untuk menjadi lelaki-mu yang setia dan selalu ada untukmu dan memelukmu dalam suka dan dukamu

sebagai penutup surat ini, biarlah Firman Tuhan ini bisa senantiasa menjadi renungan kita dalam kehidupan sehari-hari kita :

Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya….. Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka tunduk kepada suaminya, (1 Petrus 3:1,5)

Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang (1 Petrus 3:7)

I LOVE U VERY MUCH, HONEY

Semoga Tuhan selalu memberkati dan selalu menjaga rumah tangga kita sampai akhir.

Happy 9th Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2015

Pria yang tak habis-habisnya memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Andry

Gua Jomblang (Jomblang Cave) – Hutan Purba dan Cahaya Surga

July 22, 2011 By: andry Category: my journey, refleksi

Asyiiik..
Kebetulan ada acara Team Building yang diadakan di Jomblang Cave yang terletak di Kecamatan Semanu, Gunungkidul, Jogja
Kebetulan juga itu tempet KKN waktu kuliah dulu hehehe..

Dari Semarang ke tempat tersebut memerlukan waktu sekitar 5 jam perjalanan.
Bis kami dari Semarang hanya bisa mengantar sampai Wonosari yang kemudian dilanjutkan dengan menggunakan 2 bis kecil menuju ke tempat tujuan melewati jalan sempit berbatu-batu dan kering, akhirnya kami tiba di tujuan.

Sempat kagum juga ternyata di tempat kering kerontang dan panas itu sudah ada resort kecil yang tertata rapi dan nyaman. Kami disambut hangat oleh teman-teman dari Rakata Adventure selaku fasilitator acara Team Building ini.

Secara umum kalau kita liat dari permukaan, Goa Jomblang ini kurang menarik karena hanya terlihat sebagai lubang besar di tengah kerontangnya tanah gunung kidul,

tapi……

Setelah kita masuk gua vertikal yang dalamnya bervariasi antara 50- 80 meter ini, kita akan takjub karena di bawah tanah ini ada hutan kecil yang banyak di tumbuhi pepohonan subur di mana jenis tumbuhan di hutan kecil ini sangat berbeda dengan habitat di permukaan (disebut sebagai hutan purba), bahkan ada pohon beringin nya loh…

Setelah turun melalui gua vertikal itu, kita akan menemukan gua horizontal yang besar dan gelap. Kami menyusuri gua horizontal tersebut (harus menggunakan lampu penerang) dan akhirnya tiba di dasar Grubug di mana kami tercengang melihat aliran sungai yang sangat deras (sangat berbeda dengan di permukaan yang kering kerontang dan inget dulu pas KKN juga jarang mandi karena airnya harus beli dulu haha) dan di situ ada mahakarya alam yang dinamakan “cahaya surga” oleh para caver, yaitu cahaya matahari yang masuk ke dasar gua melalui goa kecil vertikal diatasnya. Sinar tersebut jatuh tepat diatas aliran sungai sehingga memantulkan cahaya terang yang luar biasa indah.

Setelah menghabiskan waktu sebentar di dalam perut bumi dengan segala keajaiban alam tersebut, kami kembali menyusuri jalan yang kami lewati sebelumnya untuk kembali ke gua Jomblang dan naik kembali ke permukaan.
Setelah membersihkan diri, kami kembali ke semarang dengan pandangan dan semangat baru setelah belajar banyak dari alam.
Pertualangan yang luar biasa dan akan tetap menjadi cerita yang indah yang bisa diceritakan untuk anak cucu.. hehe..

Thailand Trip

July 02, 2011 By: andry Category: my journey

Asyiiiik…
Thanks to God.. akhirnya saya bisa nginjekin kaki di Thailand..
Seringkali liat gambar Thailand di promo wisata dan ada gambar gede banget tuh di bandara Soekarno Hatta.
Memang rasanya menarik hati untuk dikunjungi hehehe..
Perjalanan kali ini adalah rangkaian kursus yang diadakan perusahaan yang saat ini sedang aku ikutin.
Salah satu modulnya emang dilaksanakan di Bangkok tanggal 24 – 29 Juni 2011.
Kami berangkat dari Indonesia menunju Thailand pada tanggal 23 Juni 2011.
Dengan perjalanan udara selama 3 jam 10 menit, kami tiba di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok dan kemudian melanjutkan perjalanan ke hotel Natural Ville di Lang Suan Road.

Karena acara kursus sangat padat, jadi nggak punya banyak waktu untuk jalan-jalan menikmati wisata kota bangkok.

Beberapa tempat yang sempat kami kunjungi :

1. Grand Palace, salah satu simbol negara Thailand dan salah satu museum terlengkap, penuh dengan bangunan-bangunan dengan artitektur yang luar biasa dan mengundang decak kagum.
Untuk masuk ke tempat ini kita harus berpakaian sopan, alias tidak boleh pake celana pendek dan sandal jepit.

2. Wat Phra Kaew (Temple of the Emerald Budha)
Tempat ini berada satu komplek dengan Grand Palace.
(more…)

Gereja Blenduk (Blenduk Church) Semarang

June 19, 2011 By: andry Category: my journey, My Lovely Family

Seneng banget rasanya kemarin selama 2 minggu kursus di Semarang di temani sama istri terkasih Shenny Rombe dan putri terkasih Aluna.
Yang jelas, kerinduan yang pertama adalah mengajak mereka beribadah di gereja Blenduk Semarang.

Gereja Blenduk (GPIB Immanuel) adalah Gereja tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1753, terletak di Jl. Letjen Suprapto (sering disebut daerah kota Tua) dan menjadi salah satu icon kota Semarang.
Nama Blenduk tersebut berasal dari sebutan masyarakat yang berarti KUBAH.

Ada 2 jadwal kebaktian minggu di sini yaitu jam 06:00 WIB dan 09:00 WIB.
Untuk teman2 yang beragama kristen, jika kebetulan ada di semarang, bisa nyoba kebaktian di sini sekaligus wisata di tempat yang disebut juga kawasan Kota Tua Semarang ini..