warna warni kehidupan

hidup itu indah adanya
Subscribe

Archive for the ‘serba serbi pemboran’

Data API Casing – Bit

October 04, 2011 By: andry Category: serba serbi pemboran

Kadangkala sesuatu yang sehari-hari kurang berarti, tiba2 bisa sangat berarti saat dibutuhkan.

Misalkan saat pengecekan fisik material casing 13-3/8″ pounder 61 ppf untuk pemboran salah satu sumur, ternyata jumlah yang dibutuhkan kurang dan ukuran lain yang tersedia di yard tersebut hanya casing 13-3/8″ pounder 68 ppf.

Saat itu sedikit delay memutuskan apakah bisa menggunakan 68 ppf karena penentuan bisa atau tidaknya, kita harus meyakini bahwa drift casing dan bit trayek berikutnya harus cocok, apalagi bit 12-1/4′ untuk trayek berikutnya sudah disiapkan.
Kita tidak menginginkan bahwa setelah set casing, bit untuk trayek selanjutnya tidak bisa masuk melewati casing 13-3/8′ yang sudah diset.

Untuk mempermudah menjawab hal tersebut, sebenarnya sudah distandarkan seperti yang saya lampirkan sebagai berikut :

Sebagai contoh, casing 13-3/8″, 68 ppf masih bisa menggunakan Bit 12-1/4″, tapi 13-3/8″, 72 ppf harus menggunakan Bit maksimum 12″.

Demikian, mudah2an bermanfaat..

Mechanical Properties of Drill Pipes

March 27, 2011 By: andry Category: serba serbi pemboran

Kadangkala sesuatu yang sehari-hari kurang berarti, tiba2 bisa sangat berarti saat dibutuhkan,

Contohnya, kebetulan saat ini, salah satu sumur pemboran ada masalah rangkaian terjepit.
Nyari handbook untuk liat data kekuatan rangkaian bor jadi perlu waktu deh..

Daripada lain kali terulang, mending saya masukan ke web ini aja deh.. hehe
biar pas handbook nya gak ada, tau nyarinya di mana.. 🙂

Data ini saya ambil dari i-handbook nya Schumberger :

Safety Induction

December 10, 2010 By: andry Category: serba serbi pemboran

Melanjutkan posting saya sebelumnya tentang KESELAMATAN KERJA, dalam satu semester ini merupakan masa berkabung buat perusahaan tempat saya bekerja karena begitu banyak accident yang terjadi yang akhirnya sangat merugikan secara mental dan financial baik terhadap korban maupun perusahaan.

SAFETY SAFETY SAFETY
SAFETY FIRST
SAFETY YES!!! ACCIDENT NO!!!!

Sebenarnya semboyan- semboyan ini bukan hal yang baru di dunia perminyakan, tapi ya itu, karena berbagai hal, kecelakaan tetap saja terjadi dan sebagian besar adalah karena kondisi UNSAFETY ACT dari pekerja yang bersangkutan.

Untuk meminimalisasi hal tersebut, ada suatu STANDARD bahwa setiap pekerja yang akan masuk ke lokasi atau wilayah kerja PT. Pertamina EP harus medapatkan SAFETY INDUCTION dari Fungsi HSE wilayah setempat dalam rangka mengenali secara mendalam UNSAFETY ACT dan UNSAFETY CONDITION yang ada di lokasi.
(more…)

Menghitung Economic Fishing Time (Contoh Kasus)

December 01, 2010 By: andry Category: serba serbi pemboran

Saat dilaksanakan operasional pemboran, bukan suatu hal yang mustahil bila kita mengalami rangkaian terjepit di dalam lubang. Apabila hal tersebut terjadi, berkaitan dengan biaya yang sangat besar, permasalahan tersebut harus segera diselesaikan. Dan apabila usaha untuk membebaskan jepitan tidak berhasil, bisa dilakukan pemutusan rangkaian dengan back off ataupun cara yang lain.
Setelah memutuskan rangkaian, biasanya akan dilakukan fishing job atau kegiatan memancing rangkaian yang tertinggal dalam lubang.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, karena kaitan biaya yang besar, harus ada parameter yang menjadi acuan untuk melakukan fishing job atau tidak, atau berapa lama fishing job masih diijinkan sebelum diputuskan untuk tinggalkan sumur atau dilakukan side track.

Sebagai salah satu parameter yang sering digunakan adalah metode perhitungan Economic Fishing Time, dengan persamaan sebagai berikut : (more…)

Keselamatan Kerja

December 01, 2010 By: andry Category: serba serbi pemboran

Dalam satu semester ini merupakan masa berkabung buat perusahaan tempat saya bekerja karena begitu banyak accident yang terjadi yang akhirnya sangat merugikan secara mental dan financial baik terhadap korban maupun perusahaan. Bahkan salah satu personil kami harus kehilangan nyawa karena kurangnya perhatian terhadap keselamatan kerja. Tentu saja accident ini tidak lepas dari UNSAFETY CONDITION dan UNSAFETY ACT.
Dari sebuah artikel tentang keselamatan kerja di mailing list saya, cukup mengagetkan bahwa penyebab utama kecelakaan kerja tersebut secara persentase statistik :
1. 3% dikarenakan sebab yang tidak bisa dihindarkan seperti bencana alam
2. 24% disebabkan lingkungan atau peralatan yang tidak memenuhi syarat
3. 73% karena perilaku yang tidak aman.
Dengan statistik tsb, artinya 97% kecelakaan bisa dihindari, sekarang tinggal komitmen semua lapisan untuk mendukungnya.

Berikut isi artikel tersebut :

Tidak hanya upah besar yang mejadi tolok ukur dalam menentukan jenis pekerjaan. Keselamatan kerja adalah hal yang seharusnya juga menjadi prioritas. (more…)

Peralatan Sirkulasi (Circulating Equipment) dalam Teknik Pemboran

November 29, 2010 By: andry Category: serba serbi pemboran

Dalam buku-buku pemboran banyak yang berbicara dan membahas tentang peralatan sirkulasi, tapi pada umumnya hanya pembahasan panjang lebar yang bagi pemula sangat sulit membayangkan kondisi dan peralatan yang sebenarnya, apalagi untuk yang belum pernah ke lapangan. Dengan posting ini, saya coba lengkapi dengan gambar2 yang nyata dengan harapan si pembaca bisa mem-visualisasi-kan dalam pikirannya.
Demikian sekilas tentang peralatan sirkulasi tersebut :

Salah satu bagian utama dalam teknik pemboran adalah Sistem Sirkulasi. Sistem Sirkulasi ini didukung oleh peralatan – peralatan yang disebut Circulating Equipment.
Lumpur pemboran disalurkan dari Tangki Lumpur ke dalam lubang bor dengan menggunakan Pompa Lumpur melalui rangkaian pemboran hingga sampai ke pahat, naik kembali ke permukaan melalui annulus antara pipa pemboran dan dinding lubang, dan kembali ke Tangki Lumpur untuk dikondisikan lagi agar lumpur siap untuk dipompakan ke lubang bor kembali

Peralatan sirkulasi antara lain :

1. Tangki Lumpur, adalah tempat untuk membuat, menyimpan dan mengkondisikan lumpur yang akan digunakan dalam operasi pemboran.
Tangki ini dilengkapi dengan mixing hopper untuk pembuatan lumpur, mud gun dan agitator yang berguna untuk pengadukan lumpur, dan peralatan solid control :
– Shale shaker
– Degasser
– Desander
– Desilter
– kadang2 dilengkapi dengan Centrifuge

2. Pompa Lumpur, (more…)

Sekilas Konsep Pemboran dan Rig Pemboran

November 27, 2010 By: andry Category: serba serbi pemboran

Secara sederhana PEMBORAN MIGAS diartikan membuat lubang sebagai sarana untuk mencari data bawah tanah atau untuk memproduksikan Sumber Daya Alam, khususnya minyak dan gas bumi.

Peralatan utama yang digunakan untuk operasi pemboran disebut dengan Rig Pemboran yang secara typical digambarkan sebagai berikut :

(more…)