warna warni kehidupan

hidup itu indah adanya
Subscribe

Surat untuk kekasihku (the 12th Wedding Anniversary)

December 02, 2018 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Tangerang, 02 Desember 2018

Dear Bidadariku SHENNY ROMBE….

Dengan susunan kumpulan kata-kata dan kalimat yang sederhana dan ala kadarnya ini, setiap tahun, aku selalu berusaha untuk mencoba menuliskan isi hatiku, walaupun tidak mungkin aku bisa menyusun kata-kata indah yang dapat mewakili sesak nafasku mencintaimu 🙂

tanpa terasa 12 tahun usia pernikahan kita berjalan..

rasanya baru saja ku mengenal dan JATUH CINTA padamu.
Rasa CINTA yang senantiasa mengisi dan menghiasi relung hatiku.
Adalah hal yang menyenangkan dan menggairahkan selalu JATUH CINTA pada orang yang sama setiap hari.
Waktu-waktu yang kuhabiskan denganmu terasa begitu singkat.. ya, mungkin karena aku begitu menikmati setiap detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun kebersamaan denganmu sampai saat ini.

Setiap waktu dan setiap saat ku selalu memikirkanmu..
Tidak habis-habisnya aku mengucapkan terima kasih untuk caramu terus mencintaiku dengan cara yang spesial, yang selalu membuatku begitu nyaman.
Mungkin karena caramu memberlakukan ku bagai raja
Mungkin karena caramu menerimaku apa adanya dan caramu melengkapi kekurangan kekuranganku.

Cara mencintai yang membuat bayang-bayangmu selalu mengisi mimpi indahku, saat-saat kita seringkali terpisah jarak yang cukup jauh karena tuntutan pekerjaanku.

Tidak berani dan tidak pernah dapat kubayangkan bagaimana hidupku tanpamu.

Keinginanku ingin terus menikmati kebersamaan denganmu dengan harapan dan bunga cinta yang terus mekar..
Kita menyadari bahwa memang secara fisik aku tidak selalu ada di dekatmu, tetapi doaku senantiasa terucap untukmu, itulah cara yang paling indah untuk memeluk dan menyelimutimu.

Di hari ulang tahun pernikahan ke-12 ini, pintaku padamu sederhana :
Teruslah menemani aku selama sisa umur hidupku, menualah bersamaku
Karena…. Aku men-CINTA-I mu…

Semoga Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita yang ajaib.
Happy the 12th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2018

Pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Andry

Filipi 2 :1-4 :
1.jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
2.karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
3.dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
4.dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Mengapa anda selalu terlihat bersemangat dan bersukacita?

September 27, 2018 By: andry Category: motivasi, refleksi

Pekerja#1 : Mengapa anda selalu terlihat bersemangat dan bersukacita?

Pekerja#2 : Karena saya selalu berusaha menyibukkan diri dengan hal-hal positif dan bermakna yang bisa saya lakukan. Saya tidak pernah memikirkan yang berat-berat, cukup menjalani hidup saya dengan bekerja baik semaksimal mungkin untuk memberikan kontribusi pada perusahaan yang sudah menggaji saya dan pastinya target utama adalah membahagiakan keluarga dan orang tua saya sebagai pertanggungjawaban saya kepada Tuhan.
Dengan demikian, saya tidak punya waktu lagi untuk berpikir negatif, berucap kotor dan juga tidak ada waktu lagi untuk mencela, memikirkan dan membicarakan kejelekan orang lain.

Pekerja#1 : O gitu ya pak..

Pekerja#2 : Sedikit tambahan lagi, jangan pernah berpikir kita berguna bagi sesama apalagi bagi bangsa negara ini jika kita sendiri tidak bisa berguna untuk perusahaan yang menggaji kita, atau tidak bisa berguna bagi keluarga dan orang tua kita.

Mengapa kita gagal bersuka cita?

June 05, 2018 By: andry Category: motivasi, refleksi

Mengapa kita seringkali gagal bersuka cita?
Jawabannya adalah…
Karena kita seringkali menggantungkan sukacita kita kepada orang lain.
Saat orang lain melakukan hal yang tidak kita sukai atau tidak sesuai yang dengan yang kita harapkan, kita membawanya dalam pikiran negatif yang mendalam.
Orang lain itu bisa orang terdekat kita sendiri seperti orang tua, saudara, pasangan kita yang kita harapkan bisa mendukung kita..

Padahal di situ lah letak keSALAHannya..

Kita bertanggungjawab atas kebahagiaan dan sukacita kita sendiri!!!!
sekali lagi..
Kita bertanggungjawab atas kebahagiaan dan sukacita kita sendiri!!!!
Bukan orang lain !!!
Kitalah yang bisa menciptakan kebahagiaan kita sendiri melalui cara pandang dan pikiran poistif kita sendiri.

Waktu terus berjalan…

January 05, 2016 By: andry Category: motivasi, refleksi

WAKTU terus berjalan dan TIDAK AKAN ada KESEMPATAN untuk kembali ke WAKTU yang sama.. berusahalah untuk selalu ber-BUAT yang ter-BAIK setiap saat.. Yang terpenting lagi, kita tidak pernah tau berapa SISA WAKTU kita. Jangan isi SISA WAKTU ini dengan hal-hal yang sia-sia.. Berusahalah untuk membahagiakan orang tua, keluarga dan sesama selagi kita bisa, karena HIDUP bukan sekedar mementingkan kata AKU, AKU dan AKU ‪#‎if‬-tomorrow-never-comes#

Jangan Gantungkan Sukacita Kita kepada Orang Lain..

February 02, 2015 By: andry Category: motivasi, refleksi

Ada seorang teman curhat kepada saya :
Ndry, saya kok perasaan dirundung masalaaaah terus gak habis-habis.. keluargaku seperti ini, keuanganku seperti ini, teman2ku seperti ini, gak ada orang yang mengerti aku, gak ada orang yang mau nolong aku, bos ku seperti ini, anak buahku gak ada yang beres, bla-bla, bla… kok rasanya hidupku gak ada mulus2nya sama sekali”.

Pernyataan tersebut menjadi refleksi buat saya sendiri…

Seringkali permasalahan utama manusia adalah menggantungkan sukacita nya kepada manusia lain dan lingkungannya. Padahal dari dulu jaman SD sudah diajari bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak sempurna, makhluk egois, makhluk yang tidak pernah lepas dari kesalahan – kesalahan karena keterbatasan sebagai insan yang berdosa.

Saat suami atau istri atau pasangan atau orang tua atau sahabat bahkan anak2 kita melakukan hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita, maka kita mulai merasa kecewa dan merasa menjadi orang yang paling menderita di dunia. Kalau saja kita mau jujur, betapa seringnya kita menuntut orang lain menjadi seperti yang kita inginkan melalui kacamata persepsi kita.
Lebih parah lagi, bahkan untuk beberapa orang, dengan kondisi seperti ini, mulai curhat bahkan mengumbar cacian dan kata-kata yang kurang pantas di media social sehingga menjadi bahan pergunjingan.
Percayalah mengeluh di media sosial tidak akan membuat kita bebas dari tekanan, tetapi membangun persepsi negatif orang lain kepada kita.
Sekali dua kali mungkin orang akan menaruh iba dan menunjukan empatinya, tetapi kalau kita terlalu sering mengeluh dan mengumpat dengan kata-kata kasar, perlahan-lahan orang akan merasa malas menanggapinya.

Sekali lagi bahwa “no body’s perfect”.
Jangan biarkan mood atau sukacita kita tergantung dengan orang lain tapi yakinlah bahwa setiap hal yang kita alami adalah sebuah proses pendewasaan.

Satu-satunya tempat kita bergantung adalah iman kita terhadap Tuhan Sang Maha
Kita mungkin tidak akan mampu memahami jalan-Nya, tetapi percayalah bahwa Tuhan punya cara-Nya sendiri dan jalan-Nya tidak akan pernah salah.. Kita hanya perlu percaya..

Jadilah pribadi yang selalu bersyukur…

December 23, 2014 By: andry Category: motivasi, refleksi

Jadilah pribadi yang selalu bersyukur dalam segala hal, nikmati lah setiap detik dan moment yang kita jalani karena belum tentu ada hari esok ‪#‎if‬-tomorrow-never-comes#

Jadikan BAHAGIA itu GAYA HIDUP.. #edisi berpikir positif#

December 06, 2014 By: andry Category: motivasi, refleksi

PIKIRAN adalah karunia TUHAN yang luar biasa, dan hebatnya kita sebagai manusia memiliki kebebasan bagaimana mengisi ruang PIKIRAN tersebut.
Permasalahannya adalah manusia seringkali mengisinya dengan hal-hal yang NEGATIF, misalkan saat ada orang lain melakukan hal yang tidak kita sukai seperti mengkritik kita atau menjatuhkan kita atau berbeda pendapat dengan kita, hal umum yang pertama kali yang masuk dalam PIKIRAN kita adalah PIKIRAN NEGATIF terhadap orang tersebut.

Padahal kalau kita renungkan..
PIKIRAN NEGATIF terhadap orang lain TIDAK AKAN pernah bisa memperbaiki ataupun menyadarkan orang lain tersebut.
Saat kita bereaksi negatif maka berpotensi untuk membuat kondisi dan situasi semakin panas, dan jika dibiarkan berlanjut, PIKIRAN NEGATIF itu akan menghantui dan mengganggu kita sendiri sedangkan orang lain yang kita pikirkan tersebut akan terbahak2 saat tau kita tidak tenang dan terganggu dengan situasi tersebut.
Lebih ekstrem lagi, tanpa kita sadari, kadang kadang orang tua, istri, anak, keluarga, atau orang lain di sekitar kita yang tidak tahu-menahu kondisi ini menjadi korban amarah atau kekesalan kita. Aneh kan????

Dengan kata lain, PIKIRAN NEGATIF yang kita ciptakan ini hanya akan membuat kita terjebak dan kalah..
SITUASI dan PIKIRAN NEGATIF itu menggerogoti diri kita sendiri.

Sebaliknya..
kalau kita mengisi PIKIRAN kita dengan KASIH seperti yang dikehendaki TUHAN, percayalah tidak akan ada situasi yang bisa merenggut SUKACITA kita.
Belajarlah untuk mendoakan dan mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Dengan pikiran yang jernih seperti ini, kita pasti lebih bisa memikirkan jalan keluar untuk memecahkan persoalan dan belajar dari pengalaman.
Pikirkanlah bahwa kemungkinan dalam situasi yang sama, jika kita adalah orang tersebut, mungkin kita akan melakukan yang sama.
Ber-SYUKUR-lah bahwa karena dengan adanya kritikan, perbedaan pendapat dan sandungan-sandungan kecil dalam hidup itulah yang menjadikan kita semakin DEWASA.

Jangan biarkan SUKACITA kita tergantung dan direnggut oleh orang lain ataupun situasi lingkungan kita.

Mulailah membiasakan diri untuk selalu BERPIKIR POSITIF terhadap orang lain, maka dengan sendirinya BAHAGIA bukan lagi menjadi TUJUAN tapi menjadi GAYA HIDUP kita.