warna warni kehidupan

hidup itu indah adanya
Subscribe

Filter untuk menyampaikan kabar berita…

May 26, 2016 By: andry Category: motivasi, refleksi

Khotbah pendeta minggu ini berkaitan dengan Filter untuk menyampaikan berita kepada orang lain.

Si Pendeta mengambil cerita sederhana dari seorang Filsuf terkenal Socrates, yang kebetulan cerita ini juga sempat saya dapatkan juga dari teman saya melalui BBM. Saya coba mensharingkan kembali cerita yang sangat luar biasa ini, yang saya yakin sangat bermanfaat untuk kita membangun pergaulan positif dalam kehidupan sehari-hari kita :

Di Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi dan sangat terhormat.

Suatu hari seorang kenalannya bertemu dengan filsuf besar itu dan berkata, “Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?”

“Tunggu sebentar,” Socrates menjawab.
“Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan memberikan suatu test sederhana yang disebut Triple Filter Test.

Filter petama adalah “KEBENARAN”.

“Apakah Anda yakin bahwa apa yang akan Anda katakan pada saya itu benar?”

“Tidak,” jawab orang itu, “Sebenarnya saya HANYA MENDENGAR tentang itu.”

“Baik,” kata Socrates. “Jadi Anda tidak yakin itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua.

Filter ke 2, “KEBAIKAN”.

Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?”

“Tidak, malah sebaliknya…”

“Jadi,” Socrates melanjutkan, “Anda akan menceritakan sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda dan anda tidak yakin apakah itu benar.

Anda masih memiliki satu kesempatan lagi, masih ada satu filter lagi, yaitu filter ke 3.

Filter ke 3, “KEGUNAAN”.

Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?”

“Tidak, sama sekali tidak.”

“Jadi,” Socrates menyimpulkannya, “bila Anda ingin menceritakan sesuatu yang belum tentu benar, bukan tentang kebaikan,dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus menceritakan itu kepada saya?”

Sahabatku, gunakan triple filter test setiap kali kita mendengar/menyampaikan sesuatu tentang kawan kita.
Jika bukan KEBENARAN, bukan KEBAIKAN, dan tidak ada KEGUNAAN positif, tidak perlu kita terima atau kita sampaikan.
Dan apabila kita terlanjur mendengarnya, jangan sampaikan pada orang lain, dan jangan menyakiti hati orang lain…

Salah satu seni pergaulan positif adalah senantiasa melihat sisi positif orang lain, hindari gosip yang tidak baik.

Mengendalikan Lidah…

February 01, 2014 By: andry Category: motivasi, refleksi

Renungan Harian yang saya baca pagi ini begitu luar biasa…
Sangat mengena dengan situasi diriku, lingkunganku dan duniaku saat ini…

Berikut kutipan dari e-RH tanggal 01 Februari 2014 :
————————————————————————————————————
Kita hidup di tengah dunia yang begitu mudah membicarakan masalah dan keburukan orang lain.
Lihat saja tayangan televisi atau ambillah koran, kita akan mendapati banyak sekali liputan gosip yang tak sedap.
tanpa sadar kita jadi mulai terbiasa dan ikut terseret dalam arus kebiasaan itu.
betapa seringnya kita menilai seseorang sebatas apa yang kita lihat dan kita ketahui.
Alih-alih mencari fakta yang sebenarnya, mendoakan, dan menjaga nama baik orang itu, malah kita cenderung mempergunjingkannya.
————————————————————————————————————-

Dengan renungan tersebut, saya diingatkan kembali betapa lidah kita yang tidak digunakan dengan bijaksana seringkali menjatuhkan orang lain.
Hendaknya kita bisa lebih bijaksana lagi untuk menggunakan lidah karena kata-kata yang keluar dari mulut tidak dapat ditarik kembali. Kata2 yang baik dan membangun akan berbuah berkah, kata-kata yang buruk akan menimbulkan petaka.