warna warni kehidupan

hidup itu indah adanya
Subscribe

Archive for the ‘my journey’

Surat untuk kekasihku (the 18th Wedding Anniversary)

December 02, 2024 By: andry Category: my journey, My Lovely Family

Tokyo, 02 Desember 2024

Dear Bidadariku SHENNY ROMBE…

Sang wanita separuh jiwaku..

 

Selamat ulang tahun pernikahan kita yang ke-18 ya, sayang..

Di hari yang spesial tahunan ini, aku ingin kembali mengucapkan rasa SYUKUR yang mendalam kepada Tuhan atas anugerah yang begitu besar dalam hidupku, yaitu KAMU.. yaaa.. KAMUU…

Mau tahu nggak? Jujur bahwa setiap hari aku terus jatuh cinta padamu, bahkan terus bertumbuh..

Waktu yang kita lalui bersama baik suka maupun duka adalah anugerah yang penuh keajaiban buatku, dan aku tak henti-hentinya bersyukur atas kebersamaan kita yang senantiasa diberkati oleh-Nya. Aku merasa kehadiranmu menyempurnakan hidupku..

Kamu adalah pasangan sejatiku, sahabat terbaikku, teman seperjuanganku, dan belahan jiwaku dalam suka dan duka. Kamu adalah energiku. Kamu selalu ada untuk menguatkanku, menghiburku, dan menyemangatiku ketika aku membutuhkannya. Kamu adalah tempatku untuk pulang.

Delapan belas tahun berharga yang kita jalani tidak selalu mudah, namun di dalam setiap tantangan, kamu telah menunjukkan ketulusan cinta dan kesabaran yang luar biasa.

Bersama kita belajar untuk mencintai dan terus mencintai, lebih sabar, menerima dengan lebih tulus, dan selalu bersandar kepada Tuhan.

Di hari yang istimewa ini, kembali kita refleksi diri dan berdoa agar Tuhan terus menjaga dan memberkati pernikahan kita, terus memberikan kita kekuatan untuk selalu saling mencintai, saling setia dan saling menghormati, serta menjaga kita dalam damai sejahtera-Nya.

Sebagaimana tertulis dalam 1 Korintus 13:7, “Kasih menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.”

Aku percaya bahwa Firman Tuhan ini menggambarkan cinta kasih yang selama ini kita coba bangun bersama, bagaimana kita terus saling melengkapi, saling melindungi, saling percaya, berharap, dan sabar terhadap satu dengan yang lainnya.

Terima kasih, sayang…untuk semua pengorbanan, cinta, dan kesetiaan yang selalu kamu berikan. Bersamamu, aku merasakan cinta yang sejati.

Aku berjanji untuk terus mencintai, mengasihi dan melindungimu sampai akhir hayatku.

I love u very much

 

02 Desember 2006 – 2024

Pria yang senantiasa memujamu

Kemarin, hari ini dan selamanya..

 

Andry

Surat untuk kekasihku (the 14th Wedding Anniversary)

December 02, 2020 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Pulau Bunyu, 02 Desember 2020

Dear Bidadariku SHENNY ROMBE…
Sang wanita separuh jiwaku..

Waktu terus berjalan..
Hari ini tepat 14 tahun kita menjalani bahtera rumah tangga, dengan segala kisah suka dan duka yang kita lalui bersama dengan banyak tawa dan airmata yang kita bagi berdua.
Kebersamaan dan rasa bahagia yang terukir inilah yang membuatku senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan untuk anugerah terindah yang diberikan untukku, yaitu KAMU.

Memang kita tidak bisa selalu bersama karena tugas dan tanggungjwabku, namun setiap saat berkesempatan malam aku berbaring di sampingmu, aku berharap malam itu tidak pernah berlalu agar aku terus dapat dekat denganmu..
Memandangmu adalah momen indah dan berharga, yang memberikan kesejukan dan ketenangan di hatiku, yang mampu melepaskan segala lelahku.

Berjuta maaf kumohonkan kepadamu dalam banyak kelemahan dan keterbatasanku yang seringkali membuat hatimu kesal, gundah dan marah.
Dengan kondisi dan situasi seperti saat ini yang memang memaksa kita untuk sering tidak selalu bersama, sehingga pundakku pun tidak selalu tersedia untukmu ketika kamu bersedih ataupun menangis, namun kupastikan cintaku akan selalu ada untukmu

Aku tahu bahwa bukanlah pria sempurna, namun dengan segenap hatiku aku akan berusaha menjadi pria yang selalu berusaha menjagamu, “Aku mencintaimu karena Tuhan Allah begitu mengasihiku dengan menjadikanmu pendamping hidupku dan menjadi ibu dari anak-anak ku”, serta kepada Tuhan juga senantiasa aku berdoa agar diberikan kekuatan untuk selalu menjadi suami yang baik dan dapat diandalkan untukmu.

Semoga Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita yang ajaib melalui firman-firmannya yang hidup.

Markus 10:6-9
Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan, sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Happy the 14th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2020

Dari pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Kemarin, hari ini dan selamanya..

Andry

Surat untuk kekasihku (the 13th Wedding Anniversary)

December 02, 2019 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Tangerang, 02 Desember 2019
Dear Bidadariku SHENNY ROMBE…
Sang wanitaku dan separuh jiwaku..

13 tahun terlewati..

Mungkin bagi beberapa orang, 13 tahun itu waktu yang singkat
Mungkin juga bagi beberapa orang, 13 tahun itu waktu yang cukup panjang.
Bagiku sendiri bukan masalah singkat atau panjangnya waktu, namun kualitas indahnya kebersamaan denganmu merajut cinta yang tidak pernah lekang oleh waktu dalam bahtera rumah tangga.
Hari-hari yang kulewati penuh dengan sukacita karena aku tahu dan yakin bahwa Tuhan melalui semesta alam telah mengirimkan malaikatnya dalam sosok dirimu untukku.
Begitu nyata dan indah, bagaimana proses awal mengenalmu, berteman, menikah dan sekarang sudah dipercayakan 2 malaikat kecil untuk melengkapi kehidupan rumah tangga kita.

Engkau adalah pasangan dan sahabat terbaik dalam suka dan duka, sahabat dalam canda tawa dan juga sahabat yang selalu menguatkan dalam kondisi yang sulit dan kadang meneteskan air mata. Pasangan yang selalu mengerti dan menerima kelemahan serta ketidaksempurnaanku karena sebenarnya engkaulah yang melengkapi dan menyempurnakanku.

Senyum dan ceriamu senantiasa menjadi inspirasiku untuk senantiasa bangkit kembali di saat jatuh dan menghadapi kelelahan.

Hari-hari indahku sederhana, hanya dengan memulai pagi, menjalani siang dengan melakukan yang terbaik yang aku bisa dan menutup malam hariku dengan rasa syukur atas karunia Allah dalam bentuk kehadiranmu dan anak2 dalam hidupku.

I am the luckiest and happiest man alive…

Melalui surat ini, aku juga meminta maaf karena tidak selalu ada untukmu dan tidak jarang juga lisan dan sikapku menyakiti hatimu.
Aku memang tidak sempurna, tapi aku akan mencoba untuk memberikan yang terbaik untukmu, memelukmu dengan dekapan cintaku, dan senantiasa menyiram dan menjaga cinta kita.
Semoga Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita yang ajaib melalui firman-firmannya yang hidup.

Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan (Efesus 5: 22)

Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia (Kolose 3: 19)

Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia (Matius 19 : 6)

Happy the 13th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2019

Dari pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Andry

Surat untuk kekasihku (the 12th Wedding Anniversary)

December 02, 2018 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Tangerang, 02 Desember 2018

Dear Bidadariku SHENNY ROMBE….

Dengan susunan kumpulan kata-kata dan kalimat yang sederhana dan ala kadarnya ini, setiap tahun, aku selalu berusaha untuk mencoba menuliskan isi hatiku, walaupun tidak mungkin aku bisa menyusun kata-kata indah yang dapat mewakili sesak nafasku mencintaimu 🙂

tanpa terasa 12 tahun usia pernikahan kita berjalan..

rasanya baru saja ku mengenal dan JATUH CINTA padamu.
Rasa CINTA yang senantiasa mengisi dan menghiasi relung hatiku.
Adalah hal yang menyenangkan dan menggairahkan selalu JATUH CINTA pada orang yang sama setiap hari.
Waktu-waktu yang kuhabiskan denganmu terasa begitu singkat.. ya, mungkin karena aku begitu menikmati setiap detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun kebersamaan denganmu sampai saat ini.

Setiap waktu dan setiap saat ku selalu memikirkanmu..
Tidak habis-habisnya aku mengucapkan terima kasih untuk caramu terus mencintaiku dengan cara yang spesial, yang selalu membuatku begitu nyaman.
Mungkin karena caramu memberlakukan ku bagai raja
Mungkin karena caramu menerimaku apa adanya dan caramu melengkapi kekurangan kekuranganku.

Cara mencintai yang membuat bayang-bayangmu selalu mengisi mimpi indahku, saat-saat kita seringkali terpisah jarak yang cukup jauh karena tuntutan pekerjaanku.

Tidak berani dan tidak pernah dapat kubayangkan bagaimana hidupku tanpamu.

Keinginanku ingin terus menikmati kebersamaan denganmu dengan harapan dan bunga cinta yang terus mekar..
Kita menyadari bahwa memang secara fisik aku tidak selalu ada di dekatmu, tetapi doaku senantiasa terucap untukmu, itulah cara yang paling indah untuk memeluk dan menyelimutimu.

Di hari ulang tahun pernikahan ke-12 ini, pintaku padamu sederhana :
Teruslah menemani aku selama sisa umur hidupku, menualah bersamaku
Karena…. Aku men-CINTA-I mu…

Semoga Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita yang ajaib.
Happy the 12th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2018

Pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Andry

Filipi 2 :1-4 :
1.jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
2.karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
3.dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
4.dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Surat untuk kekasihku (the 9th Wedding Anniversary)

December 02, 2015 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Jakarta, 02 Desember 2015

Dear Cintaku SHENNY ROMBE….

Tak habis habisnya syukur, hormat dan puji-pujian kita panjatkan ke hadirat Tuhan Allah karena berkat dan karunia-NYA yang tidak berkesudahan dan anugerah-Nya yang selalu baru setiap hari.

Hari ini hari yang spesial yang diberikan Tuhan, di mana kita memiliki kesempatan melalui 9 tahun kebersamaan kita dalam kehidupan rumah tangga yang begitu luar biasa.

9th anniversary1

Terimakasih karena engkau senantiasa telah memberikan warna-warni keindahan dalam hidupku, telah berusaha memahami semua kondisi yang ada bukan hanya di saat yang mudah, namun disaat yang berat sekalipun buat kita.
Di saat aku lelah dan lemah engkau senantiasa menguatkan dan mendukungku. Canda dan tawamu selalu mampu membuat hatiku berbunga-bunga dan semakin jatuh cinta padamu setiap hari 

Engkau adalah matahariku..

Engkau adalah bidadariku..

Engkau adalah pemilik hatiku..

Hadirmu menyempurnakanku..

foto1

foto2

Terimakasih untuk semua yang telah engkau berikan untukku, Sayangku…

JANJI-ku, selama nafasku masih berhembus maka selama itu aku akan tetap mencintai-mu dan mengasihi-mu.
Aku tidak mungkin menjanjikan kesempurnaan untukmu, tapi dalam ketidaksempurnaan ini aku kan selalu berusaha untuk menjadi lelaki-mu yang setia dan selalu ada untukmu dan memelukmu dalam suka dan dukamu

sebagai penutup surat ini, biarlah Firman Tuhan ini bisa senantiasa menjadi renungan kita dalam kehidupan sehari-hari kita :

Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya….. Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka tunduk kepada suaminya, (1 Petrus 3:1,5)

Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang (1 Petrus 3:7)

I LOVE U VERY MUCH, HONEY

Semoga Tuhan selalu memberkati dan selalu menjaga rumah tangga kita sampai akhir.

Happy 9th Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2015

Pria yang tak habis-habisnya memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Andry

Gua Jomblang (Jomblang Cave) – Hutan Purba dan Cahaya Surga

July 22, 2011 By: andry Category: my journey, refleksi

Asyiiik..
Kebetulan ada acara Team Building yang diadakan di Jomblang Cave yang terletak di Kecamatan Semanu, Gunungkidul, Jogja
Kebetulan juga itu tempet KKN waktu kuliah dulu hehehe..

Dari Semarang ke tempat tersebut memerlukan waktu sekitar 5 jam perjalanan.
Bis kami dari Semarang hanya bisa mengantar sampai Wonosari yang kemudian dilanjutkan dengan menggunakan 2 bis kecil menuju ke tempat tujuan melewati jalan sempit berbatu-batu dan kering, akhirnya kami tiba di tujuan.

Sempat kagum juga ternyata di tempat kering kerontang dan panas itu sudah ada resort kecil yang tertata rapi dan nyaman. Kami disambut hangat oleh teman-teman dari Rakata Adventure selaku fasilitator acara Team Building ini.

Secara umum kalau kita liat dari permukaan, Goa Jomblang ini kurang menarik karena hanya terlihat sebagai lubang besar di tengah kerontangnya tanah gunung kidul,

tapi……

Setelah kita masuk gua vertikal yang dalamnya bervariasi antara 50- 80 meter ini, kita akan takjub karena di bawah tanah ini ada hutan kecil yang banyak di tumbuhi pepohonan subur di mana jenis tumbuhan di hutan kecil ini sangat berbeda dengan habitat di permukaan (disebut sebagai hutan purba), bahkan ada pohon beringin nya loh…

Setelah turun melalui gua vertikal itu, kita akan menemukan gua horizontal yang besar dan gelap. Kami menyusuri gua horizontal tersebut (harus menggunakan lampu penerang) dan akhirnya tiba di dasar Grubug di mana kami tercengang melihat aliran sungai yang sangat deras (sangat berbeda dengan di permukaan yang kering kerontang dan inget dulu pas KKN juga jarang mandi karena airnya harus beli dulu haha) dan di situ ada mahakarya alam yang dinamakan “cahaya surga” oleh para caver, yaitu cahaya matahari yang masuk ke dasar gua melalui goa kecil vertikal diatasnya. Sinar tersebut jatuh tepat diatas aliran sungai sehingga memantulkan cahaya terang yang luar biasa indah.

Setelah menghabiskan waktu sebentar di dalam perut bumi dengan segala keajaiban alam tersebut, kami kembali menyusuri jalan yang kami lewati sebelumnya untuk kembali ke gua Jomblang dan naik kembali ke permukaan.
Setelah membersihkan diri, kami kembali ke semarang dengan pandangan dan semangat baru setelah belajar banyak dari alam.
Pertualangan yang luar biasa dan akan tetap menjadi cerita yang indah yang bisa diceritakan untuk anak cucu.. hehe..

Thailand Trip

July 02, 2011 By: andry Category: my journey

Asyiiiik…
Thanks to God.. akhirnya saya bisa nginjekin kaki di Thailand..
Seringkali liat gambar Thailand di promo wisata dan ada gambar gede banget tuh di bandara Soekarno Hatta.
Memang rasanya menarik hati untuk dikunjungi hehehe..
Perjalanan kali ini adalah rangkaian kursus yang diadakan perusahaan yang saat ini sedang aku ikutin.
Salah satu modulnya emang dilaksanakan di Bangkok tanggal 24 – 29 Juni 2011.
Kami berangkat dari Indonesia menunju Thailand pada tanggal 23 Juni 2011.
Dengan perjalanan udara selama 3 jam 10 menit, kami tiba di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok dan kemudian melanjutkan perjalanan ke hotel Natural Ville di Lang Suan Road.

Karena acara kursus sangat padat, jadi nggak punya banyak waktu untuk jalan-jalan menikmati wisata kota bangkok.

Beberapa tempat yang sempat kami kunjungi :

1. Grand Palace, salah satu simbol negara Thailand dan salah satu museum terlengkap, penuh dengan bangunan-bangunan dengan artitektur yang luar biasa dan mengundang decak kagum.
Untuk masuk ke tempat ini kita harus berpakaian sopan, alias tidak boleh pake celana pendek dan sandal jepit.

2. Wat Phra Kaew (Temple of the Emerald Budha)
Tempat ini berada satu komplek dengan Grand Palace.
(more…)

Gereja Blenduk (Blenduk Church) Semarang

June 19, 2011 By: andry Category: my journey, My Lovely Family

Seneng banget rasanya kemarin selama 2 minggu kursus di Semarang di temani sama istri terkasih Shenny Rombe dan putri terkasih Aluna.
Yang jelas, kerinduan yang pertama adalah mengajak mereka beribadah di gereja Blenduk Semarang.

Gereja Blenduk (GPIB Immanuel) adalah Gereja tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1753, terletak di Jl. Letjen Suprapto (sering disebut daerah kota Tua) dan menjadi salah satu icon kota Semarang.
Nama Blenduk tersebut berasal dari sebutan masyarakat yang berarti KUBAH.

Ada 2 jadwal kebaktian minggu di sini yaitu jam 06:00 WIB dan 09:00 WIB.
Untuk teman2 yang beragama kristen, jika kebetulan ada di semarang, bisa nyoba kebaktian di sini sekaligus wisata di tempat yang disebut juga kawasan Kota Tua Semarang ini..