warna warni kehidupan

hidup itu indah adanya
Subscribe

Rusa Muda dan Daun Merah (Fokus pada yang cinta dan kebaikan..)

May 06, 2026 By: andry Category: motivasi, refleksi

Di sebuah hutan yang hijau dan tenang, hiduplah seekor rusa muda bernama Raka.

Suatu hari, di perjalanannya, ia melihat sehelai daun merah jatuh dari pohon.

“Indah sekali daun merah ini… baru kali ini aku melihatnya,” pikirnya sambil berlalu.

Malam harinya, Raka kembali teringat kejadian saat dia menemukan daun merah, membayangkan keindahan daun merah tersebut dan meniatkan diri bahwa besok paginya dia akan melewati jalan tersebut.

Keesokan harinya, Raka sengaja melalui jalan tersebut dan kaget, “Loh, kok banyak sekali daun merah?”

Ia melihat dan menghitung satu… dua… tiga.. bahkan puluhan daun merah di berbagai sudut hutan.

Raka pun berlari ke teman-temannya.

“Teman-teman! Lihat.. hutan kita berubah! Sekarang penuh daun merah!”

Kiko sang kelinci menggeleng sampai berkata:

“Ah tidak, dari dulu juga begitu, Raka.”

Bima sang burung pun tersenyum dan berkata “Daun itu memang sudah lama ada, Raka… hanya saja kamu baru memperhatikannya.”

 

Raka terdiam sejenak dan mulai berpikir dan merenung…

Ternyata bukan hutan yang berubah, tetapi cara ia melihat hutan.

Sejak ia tertarik pada daun merah, ia mulai melihatnya di mana-mana.

Sejak saat itu Raka mulai mengerti bahwa:

Ketika ia fokus pada hal yang indah, maka hutan terasa lebih indah

Ketika ia fokus pada masalah, maka hutan terasa menakutkan

Ketika ia fokus pada tujuan, langkahnya menjadi lebih pasti

 

Dari Cerita tersebut, jika kita renungkan juga seringkali mirip dengan refleksi kehidupan kita.

“Dunia tidak selalu berubah, tetapi apa yang kita perhatikan akan menentukan bagaimana kita melihat dunia.”

Secara psikologi, ini berkaitan dengan:

  • Selective Attention (perhatian selektif)
  • Reticular Activating System (RAS) di otak, yaitu sistem yang membantu otak menyaring informasi penting sesuai fokus kita.

Contoh dasar yang sangat lekat dengan psikologi ini adalah jika kita membenci seseorang, kecenderungannya sebaik dan sebenar apapun yang dilakukan akan tertutupi oleh kesalahan kecil yang dilakukannya dan kita cenderung untuk curiga dan berpikir negatif.

Sebaliknya jika kita mencintai seseorang misalkan pasangan atau anak kita, kita cenderung untuk mengabaikan kesalahannya bahkan yang terjadi adalah pembenaran-pembenaran karena kita akan fokus pada kebaikan yang dilakukannnya.

Hal inilah yang dapat menjelaskan bahwa:

  • Apa yang kita fokuskan akan lebih sering terlihat.
  • Pikiran memengaruhi persepsi.
  • Fokus positif menghasilkan energi positif.
  • Fokus pada masalah membuat kita melihat lebih banyak masalah.
  • Fokus pada peluang membuat kita lebih mudah menemukan peluang.

Dengan cerita dan renungan ini, semoga kita senantiasa menjadi orang yang selalu fokus pada kebaikan dan cinta kasih. Amiiin.

Tukang Cat Perahu dan Lubang Kecil..

September 04, 2025 By: andry Category: motivasi, refleksi

Ada seorang pengusaha memiliki sebuah perahu yang sudah cukup tua dan warna catnya sudah kusam. Pada suatu kesempatan, pengusaha tersebut meminta seorang pemuda di desanya untuk mengecat perahu itu. Pemuda itu dengan senang hati menerima tawaran pekerjaan tersebut dan mulai mengecat seluruh bagian luar perahu sesuai permintaan pemilik perahu tersebut.

Saat sedang mengecat dengan teliti, pemuda itu melihat ada sebuah lubang kecil di bawah lambung perahu. Tanpa berpikir panjang dan tanpa diminta oleh pemilik perahu, sang pemuda berinisiatif menambal lubang kecil itu dengan dempul yang baik, lalu mengecatnya, serta memastikan lubang tersebut sudah kedap air.

Setelah selesai mengecat perahu tersebut, pemuda itu menerima upah sesuai perjanjian, lalu pulang ke rumah.

Beberapa hari kemudian, tidak disangka, si pemilik perahu datang ke rumah pemuda itu dengan ekspresi senang dan bahagia. Dia memanggil pemuda tersebut, lalu memberikan sejumlah uang yang jauh lebih besar dari upah awal yang sudah diterima sebelumnya.

Pemuda itu sempat bingung dan berkata, “Tuan, saya sudah menerima upah saya kemarin sesuai perjanjian. Boleh saya tahu uang ini buat apa?”

Pemilik perahu tersenyum dan menjelaskan, “Ini bukan upah untuk mengecat perahu, anak muda. Ini adalah bayaran karena kamu telah menambal lubang kecil di lambung perahu itu tanpa saya minta”

Pemuda itu bingung, “Tapi itu hanya hal kecil yang saya kerjaan menggunakan bahan yang ada di sekitar situ, Tuan.”

Pemilik perahu kemudian melanjutkan penjelasannya: “Saat saya meminta kamu mengecatnya, aku lupa memberitahumu tentang lubang itu. Setelah kamu selesai mengecatnya, sore itu anak-anakku pergi memancing dengan perahu itu tanpa sepengetahuanku. Setelah saya menyadari bahwa mereka berlayar menggunakan perahu yang bocor tersebut, saya sangat panik.

Bayangkan anak muda, jika kamu tidak berinisiatif menambal lubang tersebuit, mungkin anak-anakku tidak akan kembali dengan selamat. Terimakasih kamu telah menyelamatkan nyawa mereka, uang ini adalah bagian dari ucapan terimakasih saya.

Kisah tentang pemuda yang mengecat perahu dan lubang kecil  ini mengajarkan beberapa pelajaran hidup :

  1. Integritas dan Tanggung Jawab, bagaimana pemuda itu melakukan pekerjaan dengan teliti dan sepenuh hati, bukan hanya sekadar menyelesaikan tugas, tapi mau bekerja extramiles dengan memperbaiki masalah lain yang dia temukan, meskipun itu bukan bagian dari tugas utamanya.
  2. Melampaui Ekspektasi, bagaimana pemuda tersebut memberikan nilai lebih dari apa yang diminta, yang pada akhirnya membawa hasil yang luar biasa.
  3. Hal Kecil kadang memiliki konsekuensi besar, bagaiman menambal lubang yang terlihat sederhana dan mudah, ternyata memiliki konsekuensi yang sangat besar dan mampu menyelamatkan nyawa

 

Note : cerita diambil dari berbagai sumber.

Surat untuk kekasihku (the 15th Wedding Anniversary)

December 02, 2021 By: andry Category: My Lovely Family, refleksi

Pulau Bunyu, 02 Desember 2021

Dear Bidadariku SHENNY ROMBE…
Sang wanita separuh jiwaku..

Senang sekali menyadari bahwa hari ini adalah ulang tahun pernikahan kita yang ke-15.
Puji syukur dan penghormatan yang paling tinggi kepada Tuhan Yesus Kristus atas penyertaan, kasih karunia dan berkat-Nya sampai detik ini yang begitu luar biasa buat kehidupan keluarga kita.
Sepanjang 15 tahun usia pernikahan ini adalah masa kehidupan rumah tangga yang luar biasa berisikan dengan cinta kasih yang begitu indah, terus meyakinkanku bahwa kita memang ditakdirkan bersama untuk saling melengkapi, saling menguatkan serta saling menyemangati.

Hati dan perasaanku dipenuhi begitu banyak rasa syukur dan kebahagiaan yang tak terkira, bahkan aku tidak bisa membayangkan mengarungi kehidupan ini tanpamu, cintaku.
Setiap hari yang kulewati masih tetap terasa istimewa seperti hari pertama aku bertemu dan jatuh cinta kepadamu, bahkan api cinta ini semakin membara.

Tiada kata yang ada di pikiran ku selain terimakasih atas segala cinta kasih yang telah engkau berikan padaku selama ini dan di momen indah selama 15 tahun ini, kembali aku memperbaharui janjiku bahwa selama nafasku masih berhembus, maka selama itu aku akan tetap menjagamu, mencintai dan mengasihi-mu, menghabiskan masa depanku, sampai maut memisahkan kita. Terima kasih telah merawatku, anak-anak dan orang tuaku dengan baik dan luar biasa, aku sangat menghargai semua ketulusan, cinta, kebaikan, dan dukungan yang kamu berikan untukku.

Aku teringat bahwa dulu sebelum menikah, aku berdoa agar Tuhan memberikan pendamping “yang baik” dan “mengerti” kondisiku, ternyata malah diberikan yang “terbaik” dan yang “paling mengerti” aku.
Kehadiran dan cintamu begitu menyempurnakan dan membahagiakan hidupku..

Kita doakan bersama semoga Tuhan Yesus Kristus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita melalui firman-firmannya yang hidup.

1 Petrus 3 :1-2
3:1 Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,
3:2 jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka itu.

1 Petrus 3 :7
3:7 Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.

Happy 15th Anniversary, Honey..

02 Desember 2006 – 2021

Pria yang senantiasa memujamu
Kemarin, hari ini dan selamanya..

Andry

Situasi dan kondisi yang sama, tapi…

July 19, 2021 By: andry Category: motivasi, refleksi

Ada 2 orang remaja si A dan si B yang bersahabat baik.
Suatu hari mereka sedang mengobrol di depan rumah, perhatian mereka tertumpu pada salah satu peristiwa di rumah sebelah mereka.
Mereka melihat tetangga mereka si C sedang dikunjungi kakaknya si D dari kota.
Si D datang mengunjungi adiknya sambil membawa sebuah sepeda motor yang dihadiahkan untuk adiknya.
Si C terlihat sangat senang sekali dan sangat berterimakasih kepada kakaknya, dan si D berpesan semoga sepeda motor tersebut bermanfaat dan dapat membantu si C dalam menjalankan mata pencahariannya.
Si A dan si B sangat tersentuh dengan peristiwa itu dan kagum dengan kedekatan kedua kakak beradik tetangga mereka itu, dalam hati masing-masing berkomentar :
Si A : Beruntung sekali, seandainya sajaaa aku jadi si C, senang sekali mempunyai kakak si D yang sangat baik memberikan sepeda motor untukku
Si B : Baik sekali si D. Suatu saat aku akan melakukan hal yang sama seperti si D, dapat membahagiakan keluargaku dengan memberikan sesuatu yang bermanfaat buat mereka.

Situasi dan kondisi yang sama, namun beda persepsi dan yang dipelajari…

#Mentality

Surat untuk kekasihku (the 14th Wedding Anniversary)

December 02, 2020 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Pulau Bunyu, 02 Desember 2020

Dear Bidadariku SHENNY ROMBE…
Sang wanita separuh jiwaku..

Waktu terus berjalan..
Hari ini tepat 14 tahun kita menjalani bahtera rumah tangga, dengan segala kisah suka dan duka yang kita lalui bersama dengan banyak tawa dan airmata yang kita bagi berdua.
Kebersamaan dan rasa bahagia yang terukir inilah yang membuatku senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan untuk anugerah terindah yang diberikan untukku, yaitu KAMU.

Memang kita tidak bisa selalu bersama karena tugas dan tanggungjwabku, namun setiap saat berkesempatan malam aku berbaring di sampingmu, aku berharap malam itu tidak pernah berlalu agar aku terus dapat dekat denganmu..
Memandangmu adalah momen indah dan berharga, yang memberikan kesejukan dan ketenangan di hatiku, yang mampu melepaskan segala lelahku.

Berjuta maaf kumohonkan kepadamu dalam banyak kelemahan dan keterbatasanku yang seringkali membuat hatimu kesal, gundah dan marah.
Dengan kondisi dan situasi seperti saat ini yang memang memaksa kita untuk sering tidak selalu bersama, sehingga pundakku pun tidak selalu tersedia untukmu ketika kamu bersedih ataupun menangis, namun kupastikan cintaku akan selalu ada untukmu

Aku tahu bahwa bukanlah pria sempurna, namun dengan segenap hatiku aku akan berusaha menjadi pria yang selalu berusaha menjagamu, “Aku mencintaimu karena Tuhan Allah begitu mengasihiku dengan menjadikanmu pendamping hidupku dan menjadi ibu dari anak-anak ku”, serta kepada Tuhan juga senantiasa aku berdoa agar diberikan kekuatan untuk selalu menjadi suami yang baik dan dapat diandalkan untukmu.

Semoga Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita yang ajaib melalui firman-firmannya yang hidup.

Markus 10:6-9
Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan, sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Happy the 14th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2020

Dari pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Kemarin, hari ini dan selamanya..

Andry

Jika Nasi terlanjur menjadi Bubur..

December 22, 2019 By: andry Category: motivasi, refleksi

Jika NASI sudah terlanjur menjadi BUBUR, ada 2 pilihan yang bisa kita pilih :
1. Menyalahkan situasi dan fokus merenungi kesalahan mengapa bisa menjadi bubur.
2. Fokus menyiapkan ayam, bawang, bumbu2 dan kecap untuk dapat menikmati bubur tersebut.

Surat untuk kekasihku (the 13th Wedding Anniversary)

December 02, 2019 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Tangerang, 02 Desember 2019
Dear Bidadariku SHENNY ROMBE…
Sang wanitaku dan separuh jiwaku..

13 tahun terlewati..

Mungkin bagi beberapa orang, 13 tahun itu waktu yang singkat
Mungkin juga bagi beberapa orang, 13 tahun itu waktu yang cukup panjang.
Bagiku sendiri bukan masalah singkat atau panjangnya waktu, namun kualitas indahnya kebersamaan denganmu merajut cinta yang tidak pernah lekang oleh waktu dalam bahtera rumah tangga.
Hari-hari yang kulewati penuh dengan sukacita karena aku tahu dan yakin bahwa Tuhan melalui semesta alam telah mengirimkan malaikatnya dalam sosok dirimu untukku.
Begitu nyata dan indah, bagaimana proses awal mengenalmu, berteman, menikah dan sekarang sudah dipercayakan 2 malaikat kecil untuk melengkapi kehidupan rumah tangga kita.

Engkau adalah pasangan dan sahabat terbaik dalam suka dan duka, sahabat dalam canda tawa dan juga sahabat yang selalu menguatkan dalam kondisi yang sulit dan kadang meneteskan air mata. Pasangan yang selalu mengerti dan menerima kelemahan serta ketidaksempurnaanku karena sebenarnya engkaulah yang melengkapi dan menyempurnakanku.

Senyum dan ceriamu senantiasa menjadi inspirasiku untuk senantiasa bangkit kembali di saat jatuh dan menghadapi kelelahan.

Hari-hari indahku sederhana, hanya dengan memulai pagi, menjalani siang dengan melakukan yang terbaik yang aku bisa dan menutup malam hariku dengan rasa syukur atas karunia Allah dalam bentuk kehadiranmu dan anak2 dalam hidupku.

I am the luckiest and happiest man alive…

Melalui surat ini, aku juga meminta maaf karena tidak selalu ada untukmu dan tidak jarang juga lisan dan sikapku menyakiti hatimu.
Aku memang tidak sempurna, tapi aku akan mencoba untuk memberikan yang terbaik untukmu, memelukmu dengan dekapan cintaku, dan senantiasa menyiram dan menjaga cinta kita.
Semoga Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita yang ajaib melalui firman-firmannya yang hidup.

Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan (Efesus 5: 22)

Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia (Kolose 3: 19)

Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia (Matius 19 : 6)

Happy the 13th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2019

Dari pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Andry

Anakku, tolong maklumi aku…

January 15, 2019 By: andry Category: motivasi, My Lovely Family, refleksi

“Anakku, Aku Sudah Tua…Tolong Maklumi Aku ya…!” Mendengar Kalimat Ini, Aku Cuma Bisa Banjir Air Mata…

Untuk anakku terkasih…
Kalau suatu hari nanti, kamu melihatku perlahan menjadi tua, tidak bisa lagi merespon dengan cepat, tubuhku juga semakin lemah, tolonglah bersabar dan cobalah mengerti aku..

Ketika aku makan dengan belepotan, bahkan tidak memakai baju, tolong jangan tertawakan aku, bersabarlah padaku dan tolong ingat, aku juga pernah mengajarimu semua hal ini. Dengan sabar aku mengajarkanmu cara makan, berpakaian dan menghadapi kehidupanmu sendiri..

Ketika aku terus mengulangi kata-kata yang sama dan tak bisa lagi menyampaikan keinginanku, tolong beri aku sedikit waktu untuk berpikir, karena aku pun juga tidak bisa apa-apa. Jangan terburu-buru berbicara denganku, karena bagiku yang terpenting bukanlah berbicara, melainkan waktu bersama denganmu..

Ketika aku tidak mau mandi, tolong jangan menyalahkan aku, cobalah ingat berapa kali aku harus terus menyuruhmu mandi sewaktu kamu kecil?

Ketika aku keluar rumah dan tidak menemukan jalan pulang, tolong jangan marah dan membiarkan aku di luar, bawalah aku pulang. Apa kamu ingat sewaktu kecil aku selalu khawatir kalau kamu tersesat dan tidak bisa pulang?

Ketika aku sering berbuat ulah, tanpa sengaja memecahkan piring, tolong jangan marah dan menyalahkanku. Coba kamu ingat berapa piring dan sayur yang kamu buang ke lantai sewaktu kamu kecil?

Ketika kakiku tidak lagi bisa berjalan, tolong papahlah aku, sama seperti aku memapahmu untuk melangkahkan kakimu pertama kalinya.

Ketika aku mendekatimu, janganlah marah atau sedih, tolong bersikap lembut padaku, sama seperti aku pernah melakukannya sewaktu kamu baru lahir ke dunia ini.

Suatu hari nanti, kamu akan menyadari, walaupun aku ini tidak sempurna, tapi aku selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kamu.

Ketika aku hampir berada di akhir hidupku, tolong temani aku, jangan membenci aku. Kamu perlu tahu, untuk membesarkanmu menjadi anak yang baik dan terdidik, aku juga telah bersusah payah.
Saat ini, aku juga takut. Tidak kusangka meninggalkan bumi ini ternyata begitu menakutkan, aku hanya berharap kamu bisa ada di sampingku sampai aku pergi. Aku tidak ingin sendirian.

Cobalah untuk mengerti dan membantuku, gunakanlah kasih dan kesabaranmu untuk membantuku mengakhiri hidup ini, aku akan menggunakan segenap hati dan cintaku untuk membalasmu. Aku mencintaimu, anakku!

Sahabat… pernahkan kamu memeluk ayah dan ibumu dan juga mengatakan hal yang sama? Kalau kamu juga mencintai mereka dan akan merawat mereka sampai akhir hayat mereka?

Ibunda maafkan kami..

(tulisan ini copas dari laman FB)

Surat untuk kekasihku (the 12th Wedding Anniversary)

December 02, 2018 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Tangerang, 02 Desember 2018

Dear Bidadariku SHENNY ROMBE….

Dengan susunan kumpulan kata-kata dan kalimat yang sederhana dan ala kadarnya ini, setiap tahun, aku selalu berusaha untuk mencoba menuliskan isi hatiku, walaupun tidak mungkin aku bisa menyusun kata-kata indah yang dapat mewakili sesak nafasku mencintaimu 🙂

tanpa terasa 12 tahun usia pernikahan kita berjalan..

rasanya baru saja ku mengenal dan JATUH CINTA padamu.
Rasa CINTA yang senantiasa mengisi dan menghiasi relung hatiku.
Adalah hal yang menyenangkan dan menggairahkan selalu JATUH CINTA pada orang yang sama setiap hari.
Waktu-waktu yang kuhabiskan denganmu terasa begitu singkat.. ya, mungkin karena aku begitu menikmati setiap detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun kebersamaan denganmu sampai saat ini.

Setiap waktu dan setiap saat ku selalu memikirkanmu..
Tidak habis-habisnya aku mengucapkan terima kasih untuk caramu terus mencintaiku dengan cara yang spesial, yang selalu membuatku begitu nyaman.
Mungkin karena caramu memberlakukan ku bagai raja
Mungkin karena caramu menerimaku apa adanya dan caramu melengkapi kekurangan kekuranganku.

Cara mencintai yang membuat bayang-bayangmu selalu mengisi mimpi indahku, saat-saat kita seringkali terpisah jarak yang cukup jauh karena tuntutan pekerjaanku.

Tidak berani dan tidak pernah dapat kubayangkan bagaimana hidupku tanpamu.

Keinginanku ingin terus menikmati kebersamaan denganmu dengan harapan dan bunga cinta yang terus mekar..
Kita menyadari bahwa memang secara fisik aku tidak selalu ada di dekatmu, tetapi doaku senantiasa terucap untukmu, itulah cara yang paling indah untuk memeluk dan menyelimutimu.

Di hari ulang tahun pernikahan ke-12 ini, pintaku padamu sederhana :
Teruslah menemani aku selama sisa umur hidupku, menualah bersamaku
Karena…. Aku men-CINTA-I mu…

Semoga Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita yang ajaib.
Happy the 12th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2018

Pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Andry

Filipi 2 :1-4 :
1.jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
2.karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
3.dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
4.dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Mengapa anda selalu terlihat bersemangat dan bersukacita?

September 27, 2018 By: andry Category: motivasi, refleksi

Pekerja#1 : Mengapa anda selalu terlihat bersemangat dan bersukacita?

Pekerja#2 : Karena saya selalu berusaha menyibukkan diri dengan hal-hal positif dan bermakna yang bisa saya lakukan. Saya tidak pernah memikirkan yang berat-berat, cukup menjalani hidup saya dengan bekerja baik semaksimal mungkin untuk memberikan kontribusi pada perusahaan yang sudah menggaji saya dan pastinya target utama adalah membahagiakan keluarga dan orang tua saya sebagai pertanggungjawaban saya kepada Tuhan.
Dengan demikian, saya tidak punya waktu lagi untuk berpikir negatif, berucap kotor dan juga tidak ada waktu lagi untuk mencela, memikirkan dan membicarakan kejelekan orang lain.

Pekerja#1 : O gitu ya pak..

Pekerja#2 : Sedikit tambahan lagi, jangan pernah berpikir kita berguna bagi sesama apalagi bagi bangsa negara ini jika kita sendiri tidak bisa berguna untuk perusahaan yang menggaji kita, atau tidak bisa berguna bagi keluarga dan orang tua kita.