warna warni kehidupan

hidup itu indah adanya
Subscribe

Archive for the ‘motivasi’

Mengendalikan Lidah…

February 01, 2014 By: andry Category: motivasi, refleksi

Renungan Harian yang saya baca pagi ini begitu luar biasa…
Sangat mengena dengan situasi diriku, lingkunganku dan duniaku saat ini…

Berikut kutipan dari e-RH tanggal 01 Februari 2014 :
————————————————————————————————————
Kita hidup di tengah dunia yang begitu mudah membicarakan masalah dan keburukan orang lain.
Lihat saja tayangan televisi atau ambillah koran, kita akan mendapati banyak sekali liputan gosip yang tak sedap.
tanpa sadar kita jadi mulai terbiasa dan ikut terseret dalam arus kebiasaan itu.
betapa seringnya kita menilai seseorang sebatas apa yang kita lihat dan kita ketahui.
Alih-alih mencari fakta yang sebenarnya, mendoakan, dan menjaga nama baik orang itu, malah kita cenderung mempergunjingkannya.
————————————————————————————————————-

Dengan renungan tersebut, saya diingatkan kembali betapa lidah kita yang tidak digunakan dengan bijaksana seringkali menjatuhkan orang lain.
Hendaknya kita bisa lebih bijaksana lagi untuk menggunakan lidah karena kata-kata yang keluar dari mulut tidak dapat ditarik kembali. Kata2 yang baik dan membangun akan berbuah berkah, kata-kata yang buruk akan menimbulkan petaka.

KEKAYAAN itu adalah…

October 25, 2013 By: andry Category: motivasi, refleksi

Bukankah seringkali kita terjebak dengan pencarian “KEBAHAGIAAN” melalui sesuatu yang disebut “KEKAYAAN”, padahal kita seringkali melupakan esensi dari arti KEKAYAAN itu sendiri.

Bila kita punya sedikit waktu saja mau merefleksikan diri, ada ilustrasi sederhana yang bisa menjadi gambaran apa yang dikatakan sebagai KEKAYAAN tersebut…

Ada seorang pemuda yang baru lulus pendidikan dan pertama kali mulai bekerja mendapatkan gaji 3 juta rupiah, pastinya dia akan merasa bersyukur mendapatkan pekerjaan tersebut. Dia akan mulai kehidupannya dengan nilai rupiah tersebut, mungkin dia akan mencari rumah kontrakan yang sederhana dan merasa cukup dengan memiliki sebuah sepeda motor untuk mendukung kegiatannya.

Namun sejalan berkembang karirnya dan memiliki gaji 10 juta rupiah, maka dia akan mulai mencicil rumah dan sebuah mobil sehingga mulailah pemuda tersebut mempunyai kewajiban untuk membayar cicilan per bulan yang semakin besar.

Dan waktu terus berlalu, saat memiliki gaji 20 juta rupiah, maka dia akan mencicil rumah yang lebih besar dan mobil yang lebih mewah, bahkan mungkin saja pemuda tersebut akan merasa lebih tertekan dari sebelumnya karena hutang yang ditanggung semakin besar. Ditambah lagi dengan kesuksesannya itu, pasti banyak orang-orang yang berusaha memanfaatkan dan bergantung pada pemuda tersebut.

Jadi apa yang membedakan saat dia masih memiliki gaji 3 juta rupiah dengan saat dia memiliki gaji 20 juta rupiah? Toh, berapapun nominalnya akan selalu kurang? Malah mungkin saat memiliki gaji 20 juta, dia akan merasa lebih tertekan karena gaya hidupnya menuntut untuk lebih lebih dan lebih lagi, akibatnya berbagai cara akan dia lakukan untuk mencukupi kebutuhan dan hutang-hutang yang melilitnya.

Ilustrasi inilah yang menggambarkan mengapa begitu banyak pejabat negeri ini yang memiliki pendapatan mencapai 100 – 200 juta per bulan tetap merasa kurang dan akhirnya melakukan tindakan yang tidak benar. Orang-orang ini tidak akan pernah merasa KAYA. Sangat mengherankan saat barang-barangnya disita ditemukan banyak mobil mewah yang mungkin tidak pernah digunakan. Lalu kenapa harus dibeli?? Pastinya bukan karena KEBUTUHAN, tetapi karena KESOMBONGAN dan KEINGINAN yang tidak bermanfaat.

Memang tepat ada sebuah ungkapan : “Seringkali yang membuat kita MERASA MISKIN dan KURANG bukan karena BIAYA HIDUP, tetapi karena GAYA HIDUP”.

Jadi jelas sekali bahwa KEKAYAAN itu tidak bisa sepenuhnya diukur dari MATERI.

Esensi KEKAYAAN bukan dari banyaknya MATERI yang kita punya, tapi tentang MENSYUKURI dan MENCUKUPKAN DIRI dengan apa kita punya.

Sebenarnya yang perlu diingat juga bahwa SEMUA MILIK KITA hanya titipan dari TUHAN dan SEBAGIANnya merupakan HAK untuk ORANG LAIN yang membutuhkannya dan kita ditugaskan untuk menjadi jalan berkat.
Di saat kita mencoba menyimpannya untuk memenuhi AMBISI dan KEPENTINGAN ego kita, maka KETIDAKSEIMBANGAN akan tercipta dan mulai melemahkan Hati Nurani.

PERCAYALAH… kita tidak akan berbahagia dengan ketidakseimbangan ini dan sebaliknya saat kita bisa menjaga keseimbangan tersebut, maka disitulah kita bisa disebut KAYA.

Banyak hal yang baik…

October 10, 2013 By: andry Category: motivasi, refleksi

Percayalah bahwa “BANYAK HAL YANG BAIK” yang telah disiapkan TUHAN untuk kita HARI INI, tetapi seringkali yang terjadi adalah kita malah FOKUS pada HAL-HAL yang kita anggap TIDAK SESUAI dengan PEMIKIRAN, KEHENDAK,dan KEPENTINGAN MANUSIAWI kita sehingga tidak bisa melihat KEAJAIBAN sedang terjadi..

Doa untuk anak-anakku : Jadilah Sang Pemenang Jiwa..

June 14, 2013 By: andry Category: motivasi, My Lovely Family, refleksi

Jakarta, 14 Juni 2013…

TUHAN, hamba mengucap syukur untuk hari ini…

Hari ini hamba pulang dinas dari Balikpapan, Engkau memberikan kesempatan dan waktu dalam perjalanan ke rumah, hamba bisa menyempatkan diri untuk ke Patricia, tempat Aluna dan Makchell sekolah, untuk mengambil Laporan Hasil Belajar Anak Didik TA 2012-2013.

TUHAN, hamba mengucap syukur untuk hari ini…

Dari Laporan Hasil Belajar tersebut, Aluna menjadi yang terbaik di kelas Kindergarden-1 dan Makchell menjadi yang terbaik di kelas Nursery.
Mereka menjadi anak-anak yang begitu membanggakan buat hamba dan Shenny selaku orang tua yang Engkau percayakan untuk membimbing mereka.

sang juara

Namun, TUHAN.. hamba juga menyadari bahwa…

Bukan hanya ini yang Engkau inginkan dari mereka karena jalan mereka masih panjang, masih ada tugas besar yang Engkau berikan kepada kami untuk pembentukan karakter mereka.
Bukan hanya menjadi Sang Pemenang dalam kepintaran atau kecerdasan, namun mereka nantinya harus bisa menjadi Sang Pemenang Hati..
Bimbinglah dan mampukan kami untuk menjadikan mereka menjadi manusia yang berguna untuk orang tua, sesama, terutama untuk-Mu.
Biarlah mereka bisa menjadi manusia yang baik, yang senantiasa bersedia menolong orang lain, yang kehadirannya dirindukan oleh sesamanya.
Biarlah mereka bisa menjadi manusia yang mampu memberi warna cerah untuk orang-orang sekitarnya.
Biarlah mereka menjadi manusia yang bisa menggunakan kemampuan mereka untuk menolong orang lain, bukan malah memanfaatkan ilmunya untuk menjatuhkan orang lain.
Jauhkan mereka dari sifat kesombongan dan pementingan diri sendiri.
Jadikanlah mereka menjadi Sang Pemenang Jiwa, bukan hanya pemenang materi dan dunia.

Terimakasih, TUHAN..
Dalam tangan-Mu kami menyerahkan doa kami ini dan bekerjalah penuh buat kedua anak-anakku ini.

Amin.

Seperti apa dunia melihatku ??

June 06, 2013 By: andry Category: motivasi, refleksi

Berawal dari kebiasaan membaca website detik.com setiap hari, membaca berita-berita hangat dan komentar2 para pembaca yang kadang-kadang menghibur dan meng-inspirasi..

Berita hangat beberapa hari ini adalah kematian seorang pengacara bertato yang dicap sebagai preman oleh lingkungan sosial masyarakat kebanyakan. Aku sendiri tidak bermaksud berpikir negatif terhadap sosok pribadi tersebut karena aku selalu meyakini ada sisi positif dalam hidup seseorang dan kita tidak akan pernah tau isi hati seseorang.
Tetapi paling tidak, begitu banyak hujatan dari pembaca yang menggambarkan gambaran negatif dari pribadi tersebut.

Sangat berbeda dengan beberapa waktu yang lalu seorang ustadz yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. Hampir semua komentar pembaca sangat positif dan sangat menghargai beliau. Dapat dilihat bahawa beliau adalah sosok yang sangat dirindukan oleh sesamanya.

Dari kedua contoh sosok pribadi di atas yang kebetulan sama-sama pemimpin sebuah kelompok, dapat menjadikan pelajaran buat saya bahwa dalam hidup kita tidak pernah lepas dari penilaian manusia lainnya. Dalam skala yang kecil adalah keluarga kita dan skala yang lebih besar adalah masyarakat sekitar kita.

Aku mencoba merenungkan, dalam dimensi waktu dan tempat yang aku tempati saat ini, seperti apa keluarga, sesama dan dunia memandangku????
Biasa saja, seakan-akan kehadiranku gak penting dan gak ada artinya..

Atau apakah mereka merindukanku??

Atau malah sebenarnya orang tidak menginginkan kehadiranku dalam kehidupan mereka???

Bahagia itu Pilihan…

March 10, 2012 By: andry Category: motivasi, refleksi

“HARI INI” tersedia banyak HAL untuk di-SYUKUR-i dan banyak HAL juga untuk di-KELUH-kan.. Tinggal kita mau melihat dari sisi yang mana..

Berapa banyak yang memilih untuk berbuat…

February 22, 2012 By: andry Category: motivasi, refleksi

Bukankah sudah BANYAK ORANG yg mempertanyakan dan berteori apa yg dapat pemerintah berikan buat bangsa ini? Bukankah sudah BANYAK ORANG mendoakan agar TUHAN memberikan jalan keluar buat bangsa ini? TAPI berapa banyak yang MEMUTUSKAN untuk BERBUAT? Mari mulai dengan hal2 yang kecil seperti Bersikap yang positif, Bekerja Maksimal, Membina Keluarga yg baik, Menghormati Orang Tua, Berbagi dengan sesama, dll..

Terjebak Dalam Kekuatiran…

January 07, 2012 By: andry Category: motivasi, refleksi

Seringkali kita TERJEBAK dalam KEKUATIRAN dan AMBISI atas KEINGINAN kita yang BELUM TERWUJUD sampai-sampai kita LUPA bersyukur untuk KARUNIA yg SENANTIASA ada dalam KESEHARIAN kita. Men-CUKUP-kan diri “bukan” berarti MENYERAH

Jangan terburu-buru menilai seseorang…

December 20, 2011 By: andry Category: motivasi, refleksi

Beberapa hari ini BBM Group ku sepi sekali.. mungkin semua pada sibuk dengan aktifitas dan pekerjaan masing-masing. Hanya terima forward cerita-cerita aja, baik cerita lucu, cerita sedih, cerita sedikit jorok dan posting motivasi & renungan.

Tapi ada sebuah posting renungan yang menarik perhatianku tentang meng-HAKIM-i seseorang. Cerita tersebut me-REFLEKSI-kan secara nyata kehidupanku dan banyak orang.
Betapa kita meng-HAKIM-i orang lain hanya karena tidak sesuai dengan KEINGINAN dan SUDUT PANDANG kita yang sebenarnya SANGAT SEMPIT.
Masalahnya posting tersebut dalam bahasa inggris sehingga perlu sedikit menguras pikiran untuk membaca dan mengerti hehehe.. tersirat keinginan untuk posting di website pribadiku, tapi agak males berhubung harus terjemahin dulu.
Lagi mikirin gitu, eh ternyata ada seorang teman yang mem-forward cerita itu dalam bahasa indonesia, lumayan jadi gak perlu lagi repot-repot menterjemahkannya dalam bahasa indonesia..hehehe..
Ceritanya kira-kira seperti ini`…

Seorang dokter sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi…
Ayah dari anak yg akan dioperasi menghampirinya “Kenapa lama sekali anda sampai ke sini? Apa anda tidak tau, nyawa anak saya terancam jika tidak segera dioperasi?” labrak si ayah.

Dokter itu tersenyum, “Maaf, saya sedang tidak di RS tadi, tapi saya secepatnya ke sini setelah ditelepon pihak RS.”

Kemudian ia menuju ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dengan senyuman di wajahnya, “Keadaan anak anda kini stabil.” Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tersebut berkata “Suster akan membantu anda jika ada yg ingin anda tanyakan.” Dokter tersebut berlalu.

“Kenapa dokter itu angkuh sekali? Dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya!” Sang ayah berkata pd suster.

Sambil meneteskan airmata suster menjawab, “Anak dokter tersebut meninggal dalam kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pada anak anda. Skg anak anda telah selamat, dan ia bisa kembali berkabung.”

JANGAN PΕRNΑН TERBURU2 MENILAI SESEORANG…
Tapi maklumilah tiap jiwa di sekeliling kita yang menyimpan cerita kehidupan tak terbayangkan di benak kita…

Αda air mata di balik setiap senyuman…
Αda kasih sayang di balik setiap amarah…
Αda pengorbanan di balik setiap ketidak pedulian…
Αda harapan di balik setiap kesakitan…
Αda kekecewaan di balik setiap derai tawa…

Semoga bermanfaat agar kita menjadi manusia dengan rasa maklum yang semakin luas dan bersyukur dengan apa yg telah TUHAN berikan dalam hidup ini.

Mungkin pasangan kita bersikap tidak menyenangkan kita…
Mungkin atasan kita bersikap tidak seperti yang kita inginkan..
Mungkin bawahan kita berlaku tidak memuaskan kita…
Mungkin rekan kerja kita melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan kita…
Mungkin tetangga kita bersikap menyebalkan..
Mungkin orang-orang yang kita lihat di jalan berkendala dengan tidak sopan…

Tapi percayalah, sekali lagi, semua hal tersebut karena kita memandangnya dengan KACA MATA dan SUDUT PANDANG kita.
Mungkin jika kita dihadapkan hal yang sama, kita akan melakukan hal yang sama.. Bahkan mungkin lebih buruk..

INGAT, kita bukan satu2nya manusia dengan segudang masalah…

TERSENYUM-lah…
Senyum mampu membasuh setiap luka…
MAAFKAN-lah…
Maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit..

Tuhan Berkati…

Virus Mematikan itu adalah ………

November 20, 2011 By: andry Category: motivasi, refleksi

Setelah DOA dan USAHA, SERINGKALI akses pintu REJEKI / NIKMAT kita masih TERTUTUP karena KEBENCIAN, IRI HATI dan DENGKI.
Tugas KITA adalah men-DOBRAK dan mem-BUANG-nya karena ketiga hal tersebut adalah VIRUS MEMATIKAN yang akan meng-GEROGOTI-i rasa SYUKUR kita dan membuat kita SELALU merasa MISKIN.