warna warni kehidupan

hidup itu indah adanya
Subscribe

Jika Nasi terlanjur menjadi Bubur..

December 22, 2019 By: andry Category: motivasi, refleksi

Jika NASI sudah terlanjur menjadi BUBUR, ada 2 pilihan yang bisa kita pilih :
1. Menyalahkan situasi dan fokus merenungi kesalahan mengapa bisa menjadi bubur.
2. Fokus menyiapkan ayam, bawang, bumbu2 dan kecap untuk dapat menikmati bubur tersebut.

Surat untuk kekasihku (the 13th Wedding Anniversary)

December 02, 2019 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Tangerang, 02 Desember 2019
Dear Bidadariku SHENNY ROMBE…
Sang wanitaku dan separuh jiwaku..

13 tahun terlewati..

Mungkin bagi beberapa orang, 13 tahun itu waktu yang singkat
Mungkin juga bagi beberapa orang, 13 tahun itu waktu yang cukup panjang.
Bagiku sendiri bukan masalah singkat atau panjangnya waktu, namun kualitas indahnya kebersamaan denganmu merajut cinta yang tidak pernah lekang oleh waktu dalam bahtera rumah tangga.
Hari-hari yang kulewati penuh dengan sukacita karena aku tahu dan yakin bahwa Tuhan melalui semesta alam telah mengirimkan malaikatnya dalam sosok dirimu untukku.
Begitu nyata dan indah, bagaimana proses awal mengenalmu, berteman, menikah dan sekarang sudah dipercayakan 2 malaikat kecil untuk melengkapi kehidupan rumah tangga kita.

Engkau adalah pasangan dan sahabat terbaik dalam suka dan duka, sahabat dalam canda tawa dan juga sahabat yang selalu menguatkan dalam kondisi yang sulit dan kadang meneteskan air mata. Pasangan yang selalu mengerti dan menerima kelemahan serta ketidaksempurnaanku karena sebenarnya engkaulah yang melengkapi dan menyempurnakanku.

Senyum dan ceriamu senantiasa menjadi inspirasiku untuk senantiasa bangkit kembali di saat jatuh dan menghadapi kelelahan.

Hari-hari indahku sederhana, hanya dengan memulai pagi, menjalani siang dengan melakukan yang terbaik yang aku bisa dan menutup malam hariku dengan rasa syukur atas karunia Allah dalam bentuk kehadiranmu dan anak2 dalam hidupku.

I am the luckiest and happiest man alive…

Melalui surat ini, aku juga meminta maaf karena tidak selalu ada untukmu dan tidak jarang juga lisan dan sikapku menyakiti hatimu.
Aku memang tidak sempurna, tapi aku akan mencoba untuk memberikan yang terbaik untukmu, memelukmu dengan dekapan cintaku, dan senantiasa menyiram dan menjaga cinta kita.
Semoga Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita yang ajaib melalui firman-firmannya yang hidup.

Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan (Efesus 5: 22)

Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia (Kolose 3: 19)

Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia (Matius 19 : 6)

Happy the 13th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2019

Dari pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Andry

Dan pada akhirnya, bagaimana kita ingin dikenang?

May 30, 2019 By: andry Category: motivasi, refleksi

Bayangkan kamu melihat dirimu sudah meninggal dunia, dan sekarang kamu berada di prosesi pemakamanmu sendiri, di mana banyak pelayat yang datang.
Ada SUAMI/ISTRI, ANAK, REKAN KERJA, TEMAN, dan orang-orang lainnya.
Bayangkan apa yang akan mereka katakan dalam hati pada saat itu? Apakah mereka merasa kehilangan dirimu atau tidak?

Bagaimana dengan SUAMI/ISTRI-mu?
Apa yang ada di benaknya? Bagaimana ingatan yang berada di dalam pikirannya? Suami/istri yang baikkah? Suami/istri yang penyayangkah? Atau sebaliknya, suami/istrimu mengingatmu sebagai suami/istri yang menorehkan luka di hati? Suami/istri yang selalu menekan? Suami/istri yang sama sekali tidak memberikan manfaat?

Bagaimana dengan ANAK-ANAK mu?
Ingatkah mereka akan apa yang pernah kamu berikan pada mereka? Ayah/Ibu yang baikkah? Ayah/ ibu yang dapat menjadi idola mereka kah? Ayah/ ibu yang dapat mereka banggakan? Atau sebaliknya, mereka mengingatmu sebagai Ayah/Ibu yang penuh cacimaki dan yang tidak patut untuk menjadi panutan?

Bagaimana dengan pikiran rekan kerjamu? Orang jujurkah kamu? Menarikkah kamu? Baik hatikah kamu? Siap membantukah kamu? Atau sebaliknya, mereka mengingatmu sebagai rekan kerja yang tidak peduli, tidak jujur dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam kompetisi?

Bagaimana dengan pikiran teman-temanmu? Apakah mereka kehilangan teman luar biasa yang selalu hadir pada saat diperlukan? Apakah mereka kehilangan teman yang mau membantu siapa saja? Apakah mereka merasa kehilangan tawamu, candamu, dan keramahanmu? Atau sebaliknya, mereka mengingatmu sebagai teman yang tidak peduli dan mau menang sendiri dan mau enaknya saja? Dan mereka tidak perduli dengan kepergianmu..

Bagaimana dengan orang lain? Punya artikah kamu bagi mereka? Tahukah mereka siapa yang telah meninggal? Ada artinyakah kepergianmu bagi mereka? Punya kenangankah mereka akan kamu?”

RENUNGKAN apa yang kamu ingin mereka pikirkan dan mereka kenang ketika menghadiri pemakamanmu nanti.”

Jika kamu ingin dikenang sebagai suami/istri yang baik, jadilah suami/istri yang baik selama hidupmu. Cintai suami/istrimu apa adanya dan dukunglah suami/istrimu dengan sepenuh hati tanpa syarat.

Jika kamu ingin anak-anakmu mengenang segala sesuatu yang pernah kamu berikan, berilah yang terbaik bagi mereka dan jadilah panutan yang membanggakan mereka.

Jika kamu menginginkan rekan kerjamu mengingat kebaikanmu, bekerjalah dengan segala kemampuanmu, jadilah teladan yang baik, dan berilah mereka hal luar biasa yang dapat kamu berikan. Berprinsiplah maju bersama rekan, tidak memanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Jika kamu ingin dikenang sebagai sahabat yang baik bagi temanmu, jadilah teman yang baik. Berbagilah dengan mereka, kenallah mereka, jangan memandang rendah mereka, jangan meminta apa pun dari mereka. Sebaliknya, berikan yang terbaik untuk mereka sebagai teman dan sahabat.

Jika kamu ingin dikenang oleh banyak orang, lakukan kebaikan untuk banyak orang pula. Bantulah mereka, atau berilah hal luar biasa yang dapat dikenang orang banyak.

Cobalah melihat dan renungkan apa yang kita inginkan dari orang lain untuk menilai diri kita nanti di akhir hayat kita. Semakin hidupmu berarti, semakin kematianmu banyak ditangisi dan dikenang orang, dan sebaliknya semakin tidak berarti hidupmu, semakin sedikit orang yang akan melayat pada hari kematianmu dan namamu akan hilang tanpa kenangan…

DAN.. yang terpenting, JANGAN MENUNDA lagi untuk berusaha berbuat baik dan memberikan nilai buat orang lain karena kita tidak pernah tahu KAPAN WAKTU PEMAKAMAN kita, bisa 50 tahun, 10 tahun, 5 tahun, 1 tahun, 5 bulan, 1 bulan, 5 hari, 1 hari, atau bahkan menit atau detik di depan kita.

(tulisan ini terinspirasi dari teori perjalanan terbalik – Buku “Mantra”- Deddy Corbuzier)

Surat untuk kekasihku (the 12th Wedding Anniversary)

December 02, 2018 By: andry Category: motivasi, my journey, My Lovely Family, refleksi

Tangerang, 02 Desember 2018

Dear Bidadariku SHENNY ROMBE….

Dengan susunan kumpulan kata-kata dan kalimat yang sederhana dan ala kadarnya ini, setiap tahun, aku selalu berusaha untuk mencoba menuliskan isi hatiku, walaupun tidak mungkin aku bisa menyusun kata-kata indah yang dapat mewakili sesak nafasku mencintaimu 🙂

tanpa terasa 12 tahun usia pernikahan kita berjalan..

rasanya baru saja ku mengenal dan JATUH CINTA padamu.
Rasa CINTA yang senantiasa mengisi dan menghiasi relung hatiku.
Adalah hal yang menyenangkan dan menggairahkan selalu JATUH CINTA pada orang yang sama setiap hari.
Waktu-waktu yang kuhabiskan denganmu terasa begitu singkat.. ya, mungkin karena aku begitu menikmati setiap detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun kebersamaan denganmu sampai saat ini.

Setiap waktu dan setiap saat ku selalu memikirkanmu..
Tidak habis-habisnya aku mengucapkan terima kasih untuk caramu terus mencintaiku dengan cara yang spesial, yang selalu membuatku begitu nyaman.
Mungkin karena caramu memberlakukan ku bagai raja
Mungkin karena caramu menerimaku apa adanya dan caramu melengkapi kekurangan kekuranganku.

Cara mencintai yang membuat bayang-bayangmu selalu mengisi mimpi indahku, saat-saat kita seringkali terpisah jarak yang cukup jauh karena tuntutan pekerjaanku.

Tidak berani dan tidak pernah dapat kubayangkan bagaimana hidupku tanpamu.

Keinginanku ingin terus menikmati kebersamaan denganmu dengan harapan dan bunga cinta yang terus mekar..
Kita menyadari bahwa memang secara fisik aku tidak selalu ada di dekatmu, tetapi doaku senantiasa terucap untukmu, itulah cara yang paling indah untuk memeluk dan menyelimutimu.

Di hari ulang tahun pernikahan ke-12 ini, pintaku padamu sederhana :
Teruslah menemani aku selama sisa umur hidupku, menualah bersamaku
Karena…. Aku men-CINTA-I mu…

Semoga Tuhan Yesus senantiasa hadir dan menjadi pemimpin rumah tangga kita yang ajaib.
Happy the 12th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2018

Pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,
Andry

Filipi 2 :1-4 :
1.jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
2.karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
3.dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
4.dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Melakukan yang terbaik…#sebuah renungan malam#

November 27, 2018 By: andry Category: motivasi, refleksi

Bersyukur buat hari ini..
dari pagi bangun tidur dan sekarang kembali saatnya beristirahat kembali..
Dalam aktifitas yang kita lakukan hari ini, mungkin kita bukanlah orang yang luar biasa, bukan yang terhebat dan bukan yang terbaik dalam komunitas kita.
Tapi yang perlu kita “pastikan” bahwa kita telah berusaha melakukan “yang terbaik” yang kita bisa sebagai tanda cinta untuk orang-orang yang kita sayangi..
Itu sudah cukup..

Salah satu misteri Allah adalah UMUR..

April 18, 2018 By: andry Category: motivasi, refleksi

Salah satu misteri Allah dalam kehidupan kita adalah UMUR. Ada yang panjang dan ada yang pendek.
Tetapi bukan masalah berapa panjang UMUR yang diberikan untuk kita, tetapi tentang bagaimana kita mengisinya.
Ada yang berumur panjang, tetapi tidak berarti apa-apa. Ada juga orang yang umurnya pendek tetapi bisa memberikan makna.

Yang manakah kita? Hanya kita yang bisa memilih..

Surat untuk kekasihku (the 11th Wedding Anniversary)

December 02, 2017 By: andry Category: motivasi, My Lovely Family, refleksi

Jakarta, 02 Desember 2017
Dear Bidadariku SHENNY ROMBE….

Hari ini tepat 11 tahun yang lalu, di gereja tempat kita diberkati, aku pernah mengucapkan JANJI:
SHENNY ROMBE, di hadapan Allah dan jemaatNya, aku mengaku dan menyatakan menerima dan mengambilmu sebagai istriku. Sebagai suami yang beriman, aku berjanji akan memelihara hidup kudus denganmu dan akan tetap mengasihimu pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu suka maupun duka, pada waktu sehat maupun sakit dan tetap merawatmu dengan setia, sampai kematian memisahkan kita.

foto3

Adalah hal yang menyenangkan saat menyadari bahwa JANJI SUCI tersebut senantiasa menguatkan dan mampu membuatku setiap pagi terbangun dari tidurku dan selalu jatuh cinta pada orang yang sama, karya Tuhan yang paling indah dan sempurna bernama Shenny Rombe , dan semuanya itu membuatku BAHAGIA..
Dengan bertambahnya usia pernikahan kita, aku menyadari bahwa semakin banyak hal-hal yang membuatmu kadang lelah dan capek menghadapiku dan mengurus anak-anak yang semakin bertambah usia dengan problema masing-masing. Sering aku melihat kelelahan yang ada di raut wajahmu, namun engkau senantiasa berusaha untuk tetap ceria dan menebarkan banyak bintang-bintang CINTA di dalam rumah tangga kita. Maafkan diriku yang tidak selalu dapat mengertimu dan seringkali membuat dirimu kesal dengan ego-ego merasa paling benar dan sikap kekanak-kanakanku.
Aku juga tahu dan menyadari, dengan bertambahnya umur kita, waktu ke depan tidak selalu akan semakin mudah dan rata, malah mungkin akan semakin banyak masalah-masalah menghadang, tapi aku yakin bersamamu, aku akan mampu menghadapinya dan marilah kita menjadi tua bersama sampai maut memisahkan kita seperti JANJI SUCI kita yang pernah kita ucapkan 11 tahun yang lalu.

Hari ini, seperti yang selalu kulakukan setiap tahun, dengan CINTA, aku memperbaharui JANJI-ku bahwa selama nafasku masih berhembus maka selama itu aku akan tetap mencintaimu dan mengasihi-mu.
Aku tak pernah tahu kapan batas usiaku, tapi yang harus engkau tahu, bahwa aku akan selalu berusaha menjaga hatiku untukmu.

I LOVE LOVE LOVE U VERY MUCH, HONEY..

my family

Terimakasih untuk Tuhan Yesus sebagai pribadi yang senantiasa memeluk dan menjaga kita berdua, yang selalu setia untuk menjadi wasit ditengah perbedaan pendapat dan pandangan. Semoga Tuhan selalu memberkati dan selalu menjaga rumah tangga kita sampai akhir dan semoga kita juga bisa menjadi keluarga yang senantiasa melayani dan menjaga kemuliaan-Nya.

Happy the 11th Wedding Anniversary, Sayangku…
02 Desember 2006 – 2017
Pria yang selalu memuja dan senantiasa tergila gila tentang mu,

Andry

Melakukan yang terbaik…

November 12, 2017 By: andry Category: motivasi, refleksi

Kita tidak bisa dan tidak perlu selalu terlihat menjadi yang terbaik, tapi yang bisa kita lakukan adalah MELAKUKAN yang terbaik apapun pekerjaan dan aktifitas kita.. tugas kita adalah MENJALANKAN peran-peran kita sebaik mungkin sebagai ungkapan syukur kepada SANG MAHA

Menyiapkan hati…

October 03, 2017 By: andry Category: motivasi, refleksi

Kita tidak pernah bisa mengatur APA YANG AKAN TERJADI hari ini, tetapi kita bisa menyiapkan HATI dan MENTAL untuk menjalaninya..

Orang yang bahagia adalah….

February 07, 2017 By: andry Category: motivasi, refleksi

Orang yang BAHAGIA adalah orang yang MEMILIH untuk senantiasa berusaha melihat DUNIA dari SISI ke-INDAH-an dan ke-BAIK-annya. Dia tidak mudah terpengaruh dengan KEADAAN dan tidak akan menyalahkan SITUASI maupun ORANG LAIN. Dia akan MEMILIH melakukan apa yang ter-BAIK yang bisa di-LAKUKAN-nya…